Wakil Wali Kota Kupang Resmi Buka Kompetisi Robotik Perdana di NTT, Target Cetak Inovator Muda

Penulis: Hendra Setiawan  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 17:13:31 WIB
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, membuka kompetisi robotik perdana di NTT.

KUPANG — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menekankan bahwa kompetisi robotik ini menjadi titik balik bagi generasi muda di NTT. Ia mengibaratkan budaya sebagai akar, sementara teknologi adalah sayap yang memungkinkan anak muda untuk terbang tinggi.

“Hari ini, kita ingin anak-anak muda NTT tidak hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi tampil sebagai pencipta dan inovator. Dunia saat ini tidak hanya butuh gelar akademik, tetapi generasi yang kreatif dan berani memecahkan masalah dengan solusi nyata,” tegas Serena dalam sambutannya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ekosistem Inovasi

Kompetisi yang digelar di Aula BPVP Kementerian Ketenagakerjaan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, akademisi, dan komunitas teknologi. Tujuannya adalah membangun ekosistem inovator muda di daerah yang selama ini minim akses terhadap ajang serupa.

Serena menyoroti peran strategis teknologi dalam sektor riil, khususnya pertanian. Ia berharap inovasi robotik dapat meningkatkan produktivitas petani lokal secara signifikan, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Pesan Bijak soal Kecerdasan Buatan

Di tengah semangat mendorong adopsi teknologi, Wakil Wali Kota Kupang juga menyampaikan pesan penting. Ia berpesan agar generasi muda bijak dalam menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) agar tidak sekadar menjadi konsumen teknologi.

Filosi Robotic Competition 2026 mencatatkan sejarah sebagai kompetisi robotik pertama berskala besar yang digelar di NTT. Ajang ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memantik lahirnya inovator-inovator baru dari wilayah timur Indonesia.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: koranntt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top