NUSA TENGGARA TIMUR — Maestro tenor asal Italia Andrea Bocelli tampil di Jakarta International Expo, Kemayoran, pada Selasa (3/11/2026) dalam rangkaian Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia. Konser tersebut menjadi penampilan kedua Bocelli di Indonesia setelah sebelumnya manggung di kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026. Repertoar konser dibagi dua bagian, dari karya opera klasik hingga lagu-lagu ikonis album Romanza.
Andrea Bocelli membawakan repertoar yang terbagi dalam dua bagian selama konser di JIExpo Kemayoran. Paruh pertama diisi karya-karya opera klasik yang menonjolkan karakter vokal khas sang maestro.
Pada paruh kedua, penyanyi kelahiran 1958 itu menghadirkan lagu-lagu ikonis dari album Romanza yang merayakan 30 tahun perilisannya. Sejumlah karya crossover populer ikut melengkapi perjalanan musikal malam itu.
Konser Jakarta menjadi pergelaran kedua Bocelli di Indonesia dalam tur yang sama. Sebelumnya, ia tampil memukau penonton di kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026.
Dua lokasi berbeda itu memberi warna tersendiri bagi perjalanan tur Romanza 30th Anniversary di Tanah Air. Borobudur menghadirkan latar warisan budaya, sementara JIExpo Kemayoran membawa suasana arena konser indoor berskala besar.
Aksi demonstrasi menolak konser Andrea Bocelli berlangsung di Jakarta pada Selasa (3/11/2026). Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam aksi tersebut.
Massa yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) membawa bendera Palestina berukuran besar. Mereka juga mengenakan kufiah serta membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan pembatalan konser.
Demonstrasi itu menjadi bentuk penyampaian penolakan terhadap rencana penampilan Andrea Bocelli di Jakarta. Meski demikian, konser tetap berlangsung di JIExpo Kemayoran sesuai jadwal.
Album Romanza menjadi salah satu tonggak penting dalam diskografi Andrea Bocelli. Tiga dekade setelah perilisannya, lagu-lagu dari album tersebut masih menjadi bagian favorit penikmat musik klasik dan crossover di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kehadiran Bocelli dua kali dalam sepekan menunjukkan minat pasar konser Jakarta terhadap pertunjukan musik kelas dunia. JIExpo Kemayoran sendiri rutin dipakai sebagai venue konser berskala internasional dengan kapasitas penonton besar.