Pencarian

BI Catat Net Inflow Modal Asing USD13,23 Miliar hingga 23 Oktober 2026

Rabu, 04 November 2026 • 08:49:01 WIB
BI Catat Net Inflow Modal Asing USD13,23 Miliar hingga 23 Oktober 2026
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan net inflow investasi portofolio asing sebesar USD13,23 miliar hingga 23 Oktober 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — Bank Indonesia mencatat aliran investasi portofolio asing ke pasar keuangan domestik membukukan net inflow USD13,23 miliar sepanjang Januari hingga 23 Oktober 2026. Posisi itu menandai pemulihan setelah periode sebelumnya diwarnai tekanan arus keluar. Masuknya dana asing pada awal kuartal IV 2026 ditopang penempatan di SBN dan SRBI.

Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan angka tersebut dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (4/11/2026). Menurut dia, kinerja arus modal asing terus menunjukkan tren pemulihan setelah sempat mengalami tekanan arus keluar pada periode sebelumnya.

"Dengan perkembangan tersebut, maka aliran investasi portofolio asing sepanjang Januari hingga 23 Oktober 2026 tercatat net inflow sebesar USD13,23 miliar," kata Destry.

Kuartal IV 2026 Baru Menyerap USD0,04 Miliar

Memasuki awal kuartal IV 2026 hingga 23 Oktober 2026, aliran modal pemodal asing membukukan net inflow sebesar USD0,04 miliar. Angka itu relatif tipis dibandingkan akumulasi sepanjang tahun, yang menunjukkan laju masuknya dana asing melambat pada periode tersebut.

Bank Indonesia mencatat penempatan investasi pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi penopang utama masuknya dana asing pada awal kuartal keempat. Kedua instrumen itu memang menjadi kanal favorit investor portofolio untuk menempatkan dana dalam denominasi rupiah.

SRBI dan SBN Jadi Kanal Utama Penempatan

SRBI merupakan instrumen operasi moneter Bank Indonesia yang diterbitkan untuk menyerap likuiditas sekaligus menarik aliran modal asing masuk. Imbal hasil yang ditawarkan instrumen ini menjadi salah satu pertimbangan investor asing dalam mengalokasikan dana ke pasar emerging, termasuk Indonesia.

Sementara itu, SBN menawarkan eksposur terhadap surat utang negara dengan tenor bervariasi. Kombinasi kedua instrumen memungkinkan investor asing mengatur durasi penempatan sesuai profil risiko masing-masing.

Arti Net Inflow bagi Pasar dan Pelaku Bisnis

Arus modal asing yang masuk secara neto memberi dukungan bagi likuiditas pasar keuangan domestik. Bagi investor saham dan obligasi, derasnya inflow kerap dikaitkan dengan permintaan yang lebih kuat terhadap aset rupiah, meski besaran dampaknya bergantung pada komposisi penempatan.

Bagi pelaku bisnis yang mencari pendanaan, minat asing terhadap SBN dan SRBI dapat memengaruhi kondisi likuiditas perbankan dan biaya dana. Namun perlu dicatat, angka net inflow agregat tidak otomatis mencerminkan arus masuk ke sektor riil.

Bank Indonesia belum memerinci proyeksi arus modal hingga akhir 2026 dalam keterangan tersebut. Arah pergerakan dana asing ke depan akan bergantung pada perkembangan imbal hasil instrumen domestik dan kondisi pasar keuangan global.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks