KUPANG — Forum Musyawarah Kota (Muskot) Cricket Kota Kupang secara resmi menetapkan Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., untuk memimpin induk organisasi cabang olahraga tersebut selama empat tahun ke depan. Keputusan ini diambil setelah 16 klub cricket yang hadir menyatakan kesepakatan bulat dalam forum yang berlangsung di Kupang.
Serena menyatakan kesiapannya mengemban mandat tersebut dengan fokus utama pada pembenahan internal dan ekspansi prestasi. Ia menekankan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh belasan klub merupakan tanggung jawab besar untuk memajukan ekosistem olahraga cricket di tingkat lokal maupun regional.
Fokus Pembinaan Atlet Muda dan Soliditas Organisasi
Dalam visi kepemimpinannya, Serena menilai kemajuan cricket tidak hanya bertumpu pada hasil akhir di lapangan, tetapi juga pada kedisiplinan dan semangat persaudaraan antaranggota. Ia berencana meningkatkan kualitas kompetisi lokal sebagai wadah penjaringan bakat-bakat baru.
"Dengan kesadaran diri, hati nurani, serta komitmen untuk terus membangun dan memajukan olahraga cricket di Kota Kupang, saya menyatakan sanggup mengemban amanah sebagai Ketua Persatuan Cricket Indonesia Kota Kupang periode 2026–2030," ujar Serena di hadapan peserta Muskot.
Ia menambahkan bahwa pembinaan atlet usia muda akan menjadi prioritas strategis. Langkah ini diambil agar Kota Kupang memiliki regenerasi atlet yang berkelanjutan dan mampu bersaing di level nasional.
Membangun Ekosistem Olahraga yang Kompetitif
Guna mencapai target tersebut, Serena mengajak seluruh jajaran pengurus, pelatih, hingga pecinta olahraga ini untuk menciptakan iklim organisasi yang sehat. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan komunitas olahraga, menjadi kunci agar cricket semakin dikenal luas oleh generasi muda.
"Menjadi sebuah kehormatan besar bagi saya untuk bersama-sama membangun semangat persatuan, sportivitas, solidaritas, dan profesionalisme dalam keluarga besar cricket Kota Kupang," katanya.
Kepengurusan PCI Kota Kupang periode 2026-2030 ini diharapkan mampu memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pengembangan cricket di Nusa Tenggara Timur. Momentum pergantian kepemimpinan ini sekaligus menjadi titik awal untuk meningkatkan standar prestasi atlet cricket asal Kupang di kancah yang lebih luas.