Pencarian

Pemprov NTT Kebut Persiapan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Rangkaian Acara Mulai Disusun

Jumat, 22 Mei 2026 • 14:38:14 WIB
Pemprov NTT Kebut Persiapan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Rangkaian Acara Mulai Disusun
Rapat koordinasi persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila digelar di ruang Sekda Provinsi NTT, Ende.

ENDE — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar rapat koordinasi membahas kesiapan peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan dipusatkan di Kota Ende. Kota ini dipilih karena memiliki nilai historis sebagai tempat penggemblengan gagasan Pancasila oleh Soekarno saat masa pengasingan.

Rapat yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT itu dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus pembahasan meliputi susunan acara, dukungan logistik, hingga koordinasi pengamanan lokasi kegiatan.

Mengapa Ende Dipilih Sebagai Pusat Peringatan?

Ende bukan sekadar lokasi seremonial. Di kota ini, Soekarno merenungkan dan merumuskan butir-butir Pancasila saat diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1934 hingga 1938. Rumah pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, menjadi saksi bisu lahirnya ideologi negara.

Pemprov NTT ingin momentum peringatan tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga pengingat kolektif bagi generasi muda tentang sejarah panjang kelahiran Pancasila. Rangkaian acara direncanakan melibatkan pelajar, tokoh masyarakat, dan komunitas budaya setempat.

Rangkaian Acara Mulai Disusun

Dalam rapat koordinasi, sejumlah poin teknis mulai dimatangkan. Mulai dari jadwal pelaksanaan, pembagian tugas antar-OPD, hingga skema pengamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi utama. Pemerintah juga menyiapkan skema evakuasi jika terjadi cuaca ekstrem, mengingat Ende berada di wilayah pesisir yang rawan gelombang tinggi dan angin kencang.

Panitia daerah juga menyiapkan panggung utama di Lapangan Pancasila, Ende. Lokasi ini dinilai strategis dan memiliki kapasitas untuk menampung ribuan peserta upacara. Beberapa stan pameran UMKM dan kuliner khas Flores direncanakan mengisi sisi barat lapangan untuk meramaikan acara.

Dukungan Logistik dan Anggaran

Pemprov NTT mengalokasikan anggaran dari APBD Perubahan untuk mendukung kelancaran acara. Anggaran tersebut mencakup konsumsi peserta, transportasi, dekorasi panggung, hingga pengadaan alat penerangan dan sound system. Pemerintah juga menggandeng PLN untuk memastikan pasokan listrik stabil selama acara berlangsung.

Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTT menyiagakan satu unit ambulans dan posko kesehatan di sekitar lokasi. Tim medis dari Puskesmas Kotaraja dan RSUD Ende akan siaga selama rangkaian acara berlangsung.

Harapan dari Pemerintah Daerah

Pj Gubernur NTT, dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda, menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende harus menjadi momentum refleksi bersama. “Pancasila bukan hanya simbol, tapi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Ende adalah bukti sejarah bahwa ideologi ini lahir dari pergulatan pemikiran yang panjang,” ujarnya dalam rapat tersebut.

Pemerintah berharap acara ini bisa menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Ende sebagai Kota Pancasila. Rapat lanjutan dijadwalkan pekan depan untuk memfinalisasi seluruh rangkaian kegiatan.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks