ROTE — Grup Nihi resmi mengoperasikan properti terbaru di Pulau Rote, NTT, pada pertengahan April 2026. Akomodasi bernama Nihi Rote & Hospitality Academy ini menawarkan konsep perpaduan antara penginapan kelas atas dan pusat pendidikan perhotelan.
Berlokasi strategis di pesisir, resor ini menyediakan 21 unit vila privat yang dirancang dengan pemandangan laut. Melansir laporan dari AFAR, destinasi ini tidak sekadar mengejar keuntungan, melainkan juga berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat lewat akademi perhotelan.
Saudara dari Nihi Sumba dengan Sentuhan Sosial
Nihi Rote merupakan saudara dari Nihi Sumba, destinasi wellness dan selancar yang telah meraih reputasi global melalui program kemanusiaan Sumba Foundation. Seperti pendahulunya, resor di Pulau Rote ini mengundang tamu untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial.
Para pengunjung dapat berkontribusi langsung kepada komunitas lokal selama berlibur. Aktivitas yang ditawarkan mencakup mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak, membantu program penyediaan makan siang di sekolah, hingga berpartisipasi dalam kegiatan olahraga bersama pemuda setempat.
Akademi Perhotelan Jadi Jantung Operasional Resor
Salah satu keunikan resor ini adalah prosedur penerimaan tamu yang tidak dilakukan di meja resepsionis pada umumnya. Proses check-in justru berlangsung di Rote Hospitality Academy by Nihi, yang menjadi pusat kegiatan seluruh kawasan.
Di tempat ini, akademi bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan inti dari pengalaman menginap. Pengembangan proyek ambisius ini mendapat dukungan penuh dari Michael Schwab, seorang investor sekaligus peselancar yang memiliki visi besar membuka peluang karier bagi pemuda di NTT.
Siswa dari Timor-Leste Ikut Serta, Didukung Ramos-Horta
Para peserta didik di akademi ini tidak hanya berasal dari Pulau Rote, tetapi juga mencakup siswa dari negara tetangga, Timor-Leste. Keikutsertaan siswa dari Timor-Leste ini mendapatkan dukungan khusus dari José Ramos-Horta, peraih Nobel Perdamaian yang kini menjabat sebagai Presiden Timor-Leste.
Sistem pembelajaran dirancang agar para siswa mendapatkan porsi praktik lebih besar daripada teori di kelas. Mereka dilibatkan langsung dalam operasional harian resor, mulai dari layanan kuliner, manajemen kamar, hingga penerapan praktik keberlanjutan lingkungan yang ketat.
Vila Eksklusif dengan Arsitektur Tradisional Rote
Fasilitas menginap berupa vila-vila luas dengan kolam renang pribadi yang memberikan privasi tinggi. Desain bangunan menggunakan teknik khas Rote dengan atap daun kelapa dan ukiran kayu tangan yang artistik.
Tamu dapat menikmati pengalaman berselancar, berperahu, serta mencicipi kuliner laut yang diolah dari bahan-bahan berkelanjutan. Konsep ini menciptakan ruang interaksi langsung antara wisatawan mancanegara dengan siswa akademi dan warga lokal.
Dampak Ekonomi dan Masa Depan Pariwisata Rote
James McBride, CEO dan salah satu pendiri Nihi Hotels, menyatakan bahwa proyek akademi ini akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Ia menekankan bahwa prioritas utama perusahaan adalah menciptakan dampak positif jangka panjang bagi wilayah tersebut.
Melalui pendekatan ini, Nihi Rote berupaya membuktikan bahwa industri pariwisata kelas atas dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi rakyat. Konsep ini diharapkan menjadi tolok ukur baru bagi industri hospitality di wilayah Indonesia Timur.