Bagi para penggemar teknologi retro, IBM ThinkPad T43 bukanlah nama asing. Dirilis pada 2005, laptop ini dikenal karena build quality-nya yang legendaris dan keyboard yang nyaman. Kini, seorang Redditor dengan nama pengguna MatiHalek membuktikan bahwa perangkat ini bisa menjadi kendaraan untuk napak tilas sejarah sistem operasi Microsoft selama lebih dari seperempat abad.
26 Tahun Windows di Atas Satu Perangkat Keras
Dalam unggahan di forum r/windows, MatiHalek memamerkan galeri berisi 10 tangkapan layar yang memperlihatkan jendela "System > About" dari berbagai versi Windows yang berhasil dijalankan. Daftarnya mencakup Windows NT 4.0, Windows 98, Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Windows 8.1, hingga Windows 10 22H2.
Yang membuat pencapaian ini menarik: tidak ada satu pun versi Windows yang diinstal menggunakan mesin virtual. Semuanya berjalan langsung di atas perangkat keras asli (bare metal) dengan dukungan driver yang lengkap. "Ketika saya mendapatkan laptop ini, XP sudah terinstal, jadi saya memutuskan untuk dual-boot Vista bersama XP. Lalu saya melakukan jalur upgrade Vista-7-8-8.1-10RTM," jelas MatiHalek dalam unggahannya.
Proses Instalasi yang Tak Selalu Mulus
Meski berhasil, perjalanan MatiHalek tidak sepenuhnya mulus. Windows 10 22H2 memaksanya melakukan instalasi bersih (clean install) karena masalah kompatibilitas. Ia menduga kesulitan terbesar datang dari dukungan driver untuk kartu grafis dan antarmuka penyimpanan.
Setelah selesai bereksperimen dengan sistem operasi modern, MatiHalek justru memilih kembali ke masa lalu. "Setelah itu, saya menghapus hard drive dan multi-boot Windows 98, NT 4, dan 2000," tulisnya. Trio sistem operasi abad ke-20 ini kini menghuni permanen laptop tersebut — pilihan yang paling responsif mengingat spesifikasi hardware yang terbatas.
Spesifikasi yang Masih Mumpuni untuk Ukuran 2005
IBM ThinkPad T43 yang digunakan MatiHalek dibekali prosesor Intel Pentium M single-core, grafis ATi Mobility Radeon X300 atau X300SE, RAM DDR2 maksimal 2GB, serta layar 14,1 inci dengan resolusi hingga 1.400 x 1.050 piksel. Untuk konektivitas, laptop ini masih memiliki port paralel, VGA, S-Video, dua port USB 2.0, dan slot docking station.
Bobotnya sekitar 2,3 kg — terbilang berat untuk ukuran laptop 14 inci saat ini, tapi wajar di eranya. Yang membuat T43 tetap dikenang adalah ketahanan fisiknya yang luar biasa dan kualitas keyboard yang hingga kini masih dirindukan banyak pengguna.
Warisan IBM yang Tak Lekang Waktu
ThinkPad T43 adalah laptop terakhir yang sepenuhnya dirancang oleh IBM sebelum Lenovo mengambil alih divisi PC-nya. Laptop ini awalnya dikirimkan dengan Windows XP, dan dirilis hanya beberapa bulan sebelum Windows Vista meluncur.
Pencapaian MatiHalek membuktikan bahwa desain hardware yang solid bisa bertahan melampaui usia sistem operasi yang dirancang untuknya. Sementara banyak pengguna retro memilih Linux untuk menghidupkan laptop lawas, MatiHalek memilih untuk merayakan sejarah Windows — langsung di atas perangkat keras yang menjadi saksi bisu perjalanan sistem operasi tersebut.