Pencarian

Update YouTube TV Sengaja Batalkan Fitur Background Play di Roku dan Perangkat Lawas

Jumat, 19 Juni 2026 • 12:16:01 WIB
Update YouTube TV Sengaja Batalkan Fitur Background Play di Roku dan Perangkat Lawas
Google memutuskan menonaktifkan fitur background play di YouTube TV untuk perangkat Roku dan lawas.

NUSA TENGGARA TIMUR — Google mengkonfirmasi bahwa perubahan pada YouTube TV ini sengaja dilakukan untuk perangkat yang dianggap "kurang bertenaga" dan "sudah tua." Dalam forum komunitas resmi Google, seorang pakar produk tepercaya menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah crash dan memberikan pengalaman yang lebih mulus di perangkat dengan spesifikasi rendah.

Perangkat Mana yang Terdampak?

Dari laporan yang masuk sejak akhir Mei lalu, sebagian besar keluhan datang dari pengguna Roku. Baik pengguna Roku TV maupun perangkat Roku streaming lainnya melaporkan bahwa Live Guide mereka error, dan daftar program mendatang dipotong drastis.

Google secara spesifik menyebut perangkat dengan RAM di bawah 512 MB sebagai kandidat yang akan mengalami pengalaman berbeda. "Beberapa fitur mungkin tidak tersedia," tulis perwakilan Google dalam tanggapannya di forum.

Fitur yang Dikorbankan Demi Stabilitas

Ada dua fitur utama yang dikorbankan dalam pembaruan ini. Pertama, pemutaran latar belakang (background playback) dinonaktifkan sepenuhnya. Kedua, kemampuan menggulir jadwal program ke depan dipangkas dari yang sebelumnya bisa mencapai beberapa hari, menjadi hanya 24 jam.

Keputusan ini jelas merugikan pengguna setia YouTube TV yang masih menggunakan perangkat lawas. Mereka kini harus rela menonton tanpa bisa memutar video di latar belakang, dan hanya bisa melihat jadwal acara untuk satu hari ke depan.

Rekomendasi Google: Upgrade Hardware

Alih-alih memberikan solusi teknis, saran yang diberikan Google kepada pengguna yang terdampak cukup sederhana: beli perangkat baru. Dalam beberapa balasan di forum, pakar produk menyarankan pengguna untuk meningkatkan ke hardware yang lebih baru agar bisa menikmati YouTube TV secara penuh.

Hingga berita ini diturunkan, Google belum merilis daftar resmi perangkat mana saja yang masuk kategori "less powerful." Ketidakjelasan ini membuat banyak pengguna khawatir perangkat mereka akan tiba-tiba kehilangan fitur di masa depan.

Dampak bagi Pengguna Indonesia

Meski YouTube TV belum resmi hadir di Indonesia, pembatasan ini tetap relevan bagi pengguna yang mengakses layanan tersebut melalui metode alternatif. Banyak pengguna di Indonesia yang masih menggunakan perangkat streaming lawas, termasuk Roku generasi awal atau smart TV dengan RAM kecil.

Bagi yang berniat mencoba YouTube TV, disarankan untuk mengecek kapasitas RAM perangkat terlebih dahulu. Jika masih di bawah 512 MB, bersiaplah menghadapi pengalaman menonton yang tidak maksimal.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks