KUPANG — Suasana Lapangan Bhayangkara Polda NTT berubah menjadi pusat keramaian pada Minggu malam. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti malam penutupan bazar yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut.
Acara dihadiri Danrem 161/Wira Sakti, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan NTT, jajaran Forkopimda, Wakapolda NTT, serta Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus. Kemeriahan bertambah dengan penampilan Ecko Show dan Alfred Gare & Pax Group yang menghibur para pengunjung.
Kapolda: UMKM Pilar Perekonomian Daerah
Dalam sambutannya, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko mengajak masyarakat mensyukuri kebersamaan yang terjalin selama penyelenggaraan bazar dan pasar murah. Ia menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk mendekatkan Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
"Kita memahami bahwa pelaku UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Dari usaha-usaha kecil inilah lahir semangat kemandirian, kreativitas, sekaligus terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ujar Kapolda.
Menurutnya, Polda NTT ingin memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk unggulan daerah. Kapolda juga mendorong masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal NTT yang dinilai memiliki kualitas bersaing.
Pasar Murah Ringankan Beban Warga
Selain bazar UMKM, pasar murah yang digelar bersamaan menjadi bentuk kepedulian Polda NTT membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kapolda menyebut kegiatan ini memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Pasar murah ini merupakan wujud kebersamaan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat," tambahnya.
Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku UMKM yang berpartisipasi. Ia berharap para pelaku usaha terus menjaga kualitas produk, meningkatkan kreativitas, dan berinovasi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kapolda secara resmi menutup rangkaian Bazar UMKM dan Pasar Murah yang telah berlangsung selama tiga hari. Kegiatan ini dinilai tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.