Pencarian

Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya Akhir Juli-Awal Agustus 2026, Singgahi 12 Pelabuhan Besar di NTT dan Indonesia Timur

Kamis, 30 Juli 2026 • 08:19:32 WIB
Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya Akhir Juli-Awal Agustus 2026, Singgahi 12 Pelabuhan Besar di NTT dan Indonesia Timur
KM Bukit Raya bersandar di Pelabuhan Kupang untuk bongkar muat penumpang dan barang sebelum melanjutkan pelayaran ke Larantuka pada 28 Juli 2026.

KUPANG — Jadwal keberangkatan KM Bukit Raya dari Pelabuhan Kupang dijadwalkan pada 28 Juli 2026 pukul 20.00 WITA. Kapal akan berlayar menuju Larantuka, lalu melanjutkan perjalanan ke Maumere, sebelum akhirnya tiba di Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Rute Lengkap dan Waktu Sandar di Setiap Pelabuhan

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari PT Pelni, KM Bukit Raya akan bersandar di 12 pelabuhan utama. Setiap titik persinggahan memiliki durasi sandar yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 4 jam, untuk bongkar muat penumpang dan barang.

  • Kupang (berangkat 28 Juli 2026)
  • Larantuka (29 Juli 2026)
  • Maumere (30 Juli 2026)
  • Bau-Bau (31 Juli 2026)
  • Kendari (1 Agustus 2026)
  • Pantoloan (2 Agustus 2026)

Setelah itu, kapal akan melanjutkan pelayaran ke Samarinda, Balikpapan, dan berakhir di Pelabuhan Parepare. Total perjalanan pulang-pergi diperkirakan memakan waktu 11 hari.

Harga Tiket dan Cara Pemesanan

PT Pelni telah merilis harga tiket untuk setiap kelas. Untuk kelas ekonomi, tiket dibanderol mulai Rp 350.000 per orang, tergantung jarak tempuh. Sementara itu, kelas VIP dan eksekutif dihargai lebih tinggi dengan kisaran Rp 650.000 hingga Rp 1,2 juta.

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile, situs resmi, atau langsung di loket pelabuhan. Penumpang diimbau melakukan reservasi H-30 keberangkatan untuk memastikan ketersediaan kursi, terutama pada musim liburan.

Apa yang Perlu Disiapkan Penumpang?

Calon penumpang wajib membawa dokumen identitas asli (KTP atau KK) dan tiket cetak atau digital. Untuk penumpang anak-anak, wajib melampirkan akta kelahiran. PT Pelni juga mengingatkan agar penumpang tiba di pelabuhan minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in dan boarding.

Barang bawaan dibatasi maksimal 20 kg per penumpang untuk kelas ekonomi. Kelebihan muatan akan dikenakan biaya tambahan sesuai ketentuan perusahaan.

Dampak bagi Warga NTT: Konektivitas Antar Pulau Terjaga

Keberadaan KM Bukit Raya menjadi tulang punggung transportasi laut bagi warga di wilayah timur Indonesia. Banyak warga di Larantuka dan Maumere mengandalkan kapal ini untuk mobilitas ekonomi, seperti mengirim hasil pertanian atau membeli barang dagangan dari luar daerah.

"Setiap bulan saya naik KM Bukit Raya untuk ambil stok sembako dari Surabaya. Kalau jadwalnya mundur, bisa telat jualan," ujar Yuliana, seorang pedagang asal Maumere yang ditemui di Pelabuhan Larantuka.

PT Pelni memastikan jadwal ini dapat berubah sewaktu-waktu jika terjadi cuaca buruk atau kondisi operasional lainnya. Masyarakat diimbau memantau informasi terbaru melalui kanal resmi Pelni atau call center 021-162.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: flores.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks