LABUAN BAJO — Sebanyak 1.500 balita pre-stunting di Kupang dan 500 balita lainnya di Labuan Bajo menjadi penerima manfaat program Festival Sehat Ceria si Kecil. Program yang digagas Apotek K-24 ini tidak hanya memberikan bantuan nutrisi, tetapi juga menghadirkan edukasi kesehatan oleh dokter spesialis anak bagi orang tua, kader posyandu, bidan, perawat, dan tenaga gizi.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Puncak peresmian gerai baru berlangsung di Apotek K-24 Van Bekkum, Kabupaten Manggarai Barat, yang menjadi pusat kegiatan grand opening sepanjang Juli 2026. Mengusung tema “Semakin Lengkap untuk Sehat”, perusahaan memperkuat layanan farmasi 24 jam yang mencakup pemeriksaan kesehatan, edukasi masyarakat, hingga kegiatan keluarga seperti senam sehat dan lomba mewarnai anak.
Festival Sehat Ceria si Kecil sebelumnya telah digelar di Yogyakarta pada 2025. Di NTT, program ini diperluas ke Kupang pada 23 Juli 2026 bekerja sama dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika, dan berlanjut ke Labuan Bajo pada 25 Juli 2026 bersama PT Nestlé Indonesia. Masyarakat mendapat edukasi tentang pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), skrining tumbuh kembang anak, dan konsultasi kesehatan.
Dukungan Pemprov NTT dan Pemerintah Daerah
Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, mengapresiasi kolaborasi antara Apotek K-24 dan Sarihusada. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar program penanganan stunting berjalan lebih efektif di wilayah yang masih menjadi prioritas nasional tersebut.
Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menilai kehadiran apotek yang beroperasi 24 jam menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi daerah dengan akses layanan kesehatan yang masih terbatas. Hal ini sejalan dengan ekspansi Apotek K-24 yang kini telah memiliki lebih dari 880 gerai di 172 kota dan kabupaten pada 29 provinsi di Indonesia.
Investasi Jangka Panjang bagi Generasi Lebih Sehat
Founder & Direktur Utama Apotek K-24, dr. Gideon Hartono, menegaskan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. “Melalui Festival Sehat Ceria si Kecil kami ingin menghadirkan kontribusi nyata melalui edukasi, bantuan nutrisi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Sales Director Sarihusada, Rizki Imam Ardhi, menambahkan bahwa edukasi pemantauan tumbuh kembang dan pemenuhan nutrisi perlu diperluas agar pencegahan stunting bisa dilakukan sejak dini. Sementara itu, Medical Market Access PT Nestlé Indonesia, Indah Dwi Puspita, menyebut investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.
Melalui kombinasi ekspansi gerai dan program kesehatan masyarakat, Apotek K-24 menargetkan jangkauan layanan farmasi yang lebih luas serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, dan mitra strategis untuk membangun generasi Indonesia yang lebih sehat.