Pencarian

PSN Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur Ditargetkan Serap 7.000 Pekerja, Produksi Capai 52.000 Ton per Tahun

Jumat, 31 Juli 2026 • 15:07:31 WIB
PSN Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur Ditargetkan Serap 7.000 Pekerja, Produksi Capai 52.000 Ton per Tahun
Menko Pangan Zulkifli Hasan memastikan PSN tambak udang terintegrasi di Sumba Timur menyerap 7.000 pekerja dengan produksi 52.000 ton per tahun.

JAKARTA — Pemerintah memastikan Proyek Strategis Nasional (PSN) Integrated Shrimp Farming (ISF) Waingapu di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, bukan sekadar proyek tambak biasa. Kawasan budi daya udang terintegrasi ini dirancang untuk menopang ketahanan pangan nasional sekaligus membuka lapangan kerja massal bagi warga setempat.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, proyek yang dikembangkan di atas lahan sekitar 2.150 hektare dengan investasi pemerintah Rp7,2 triliun itu mampu memproduksi hingga 52.000 ton udang per tahun. Dari sisi ekonomi, nilai produksinya diperkirakan menembus Rp4 triliun setiap tahun.

Rekrutmen 3.000 Tenaga Kerja Lokal Sudah Berjalan

Zulkifli menyebut, kebutuhan 7.000 pekerja mencakup seluruh mata rantai usaha, mulai dari penyediaan pakan dan benih, kegiatan budi daya, hingga pengolahan hasil perikanan. Proses perekrutan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal pun telah dimulai.

"Para calon pekerja akan mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan kebutuhan operasional kawasan," kata Zulhas dalam keterangan resminya, Jumat (menurut ANTARA).

Investasi Rp7,2 Triliun untuk Pembangunan Terpadu

Pengembangan ISF Waingapu dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir. Tidak hanya klaster budi daya, proyek ini juga mencakup instalasi pengolahan air limbah, tandon, kawasan penghijauan, hingga industri pendukung yang melibatkan investasi swasta.

Saat ini pemerintah tengah mempercepat pembangunan klaster tambak, jalan kawasan dan jalan klaster, saluran irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung sebelum kegiatan produksi dimulai.

Manfaat Proyek bagi Masyarakat Sumba Timur

Zulkifli menegaskan, manfaat proyek ini tidak hanya diukur dari peningkatan produksi udang nasional. Dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja dan pendapatan baru bagi masyarakat Sumba Timur menjadi prioritas utama.

"Pemerintah menargetkan PSN ISF Waingapu mulai beroperasi pada 2028 sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumba Timur," ungkapnya.

Kemenko Pangan memastikan terus mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait untuk menyelesaikan kebutuhan proyek serta menangani berbagai hambatan di lapangan. Pengembangan kawasan secara terpadu ini diharapkan membentuk rantai pasok udang yang lebih efisien, dari sarana produksi hingga pemasaran hasil budi daya.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: megapolitan.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks