NAGEKEO — Warga di pesisir utara Pulau Flores dikejutkan getaran gempa bumi pada Rabu malam. Pusat gempa berada di kedalaman dangkal, hanya 10 kilometer, sehingga guncangannya terasa cukup kuat di permukaan.
BMKG mencatat episenter gempa berada di koordinat 8.36 lintang selatan dan 121.52 bujur timur. Lokasi persisnya sekitar 42 kilometer barat laut Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.
Skala IV MMI: Warga Terbangun dari Tidur
Getaran gempa dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di sejumlah wilayah. Artinya, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada malam hari, membuat sebagian warga terbangun dari tidurnya.
Wilayah yang merasakan guncangan dengan skala IV MMI meliputi Nagekeo, Maumere, Bajawa, dan Ende. Pada skala ini, orang yang sedang tidur akan terbangun, dan benda-benda ringan yang digantung bisa bergoyang.
Kedalaman dangkal menjadi faktor utama mengapa getaran terasa hingga ke daerah tetangga. Semakin dangkal pusat gempa, semakin besar energi getaran yang sampai ke permukaan bumi.
Belum Ada Laporan Kerusakan Signifikan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa ini. Masyarakat di pesisir diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan akan memperbarui informasi jika terjadi gempa susulan berkekuatan signifikan.
Wilayah Nagekeo dan sekitarnya memang dikenal sebagai kawasan rawan gempa karena berada di zona tumbukan lempeng aktif. Masyarakat setempat diharapkan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait prosedur evakuasi jika terjadi gempa berkekuatan besar.