Pencarian

Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak, DPR Desak Roadmap Berantas KKB

Jumat, 11 September 2026 • 13:47:01 WIB
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak, DPR Desak Roadmap Berantas KKB
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak aparat mengusut tuntas penembakan tiga pegawai Pemkab Jayawijaya.

NUSA TENGGARA TIMURParagraf pembuka: Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menilai penembakan terhadap tiga pegawai pemerintah yang sedang menjalankan tugas pelayanan publik sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak boleh terus berulang. Ia meminta aparat TNI dan Polri bergerak cepat mengusut tuntas kasus yang terjadi di Kampung Muliama tersebut dan menindak tegas para pelakunya.

Kronologi dan Korban

Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas ditembak saat mengantarkan pakan ternak di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu, 9 September. Mereka menjadi korban kekerasan saat menjalankan tugas pelayanan publik.

Oleh Soleh menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa itu. Menurutnya, negara tidak boleh memberikan ruang bagi kelompok bersenjata untuk terus melakukan kekerasan terhadap masyarakat, aparat, maupun pegawai pemerintah yang menjalankan tugas.

Desakan Roadmap Pemberantasan KKB

Oleh Soleh menegaskan penanganan persoalan KKB tidak cukup dilakukan secara parsial atau kasus per kasus. Pemerintah bersama TNI dan Polri, katanya, perlu menyusun strategi komprehensif yang memiliki sasaran, tahapan, indikator, serta evaluasi yang jelas.

"Jangan hanya kasus per kasus. Aparat harus menyusun strategi secara menyeluruh untuk memberantas KKB. Harus ada roadmap pemberantasan KKB di Papua, sehingga langkah negara tidak hanya muncul ketika ada kasus," katanya, Jumat, 11 September.

Menurutnya, roadmap tersebut penting agar penanganan keamanan di Papua dilakukan secara lebih terencana, terukur, dan berkelanjutan. Strategi keamanan juga harus berjalan beriringan dengan pendekatan pembangunan, pelayanan publik, serta perlindungan masyarakat sipil.

Investigasi dan Penegakan Hukum

Oleh Soleh meminta aparat melakukan investigasi secara profesional untuk mengungkap pelaku, jaringan, serta motif di balik penembakan tersebut. Penegakan hukum, tegasnya, harus dilakukan secara tegas sekaligus tetap menjunjung tinggi hukum dan perlindungan terhadap masyarakat sipil.

"Saya sangat sedih dan prihatin atas kejadian ini. Tiga pegawai pemerintah yang sedang menjalankan tugas justru menjadi korban kekerasan. Aparat TNI dan Polri harus bergerak cepat mengusut kasus ini dan menindak tegas para pelakunya," ujar politisi PKB itu.

Peringatan agar Kekerasan Tidak Berulang

Ia mengingatkan pendekatan yang hanya bersifat responsif berpotensi membuat pola kekerasan terus berulang. Karena itu, pemerintah harus memiliki strategi jangka panjang untuk menciptakan keamanan dan memastikan masyarakat Papua dapat menjalani kehidupan secara aman dan bermartabat.

"Ini harus menjadi momentum untuk membersihkan KKB dari Papua, Indonesia. Sudah berulang kali mereka melakukan kekerasan dan pembunuhan. Negara tidak boleh terus berada dalam posisi reaktif setiap kali terjadi korban," tegasnya.

"Pemerintah harus lebih serius menyelesaikan masalah KKB di Papua. Kalau penanganannya hanya parsial, kasus serupa akan terus terulang. Negara harus hadir secara konsisten, bukan hanya ketika terjadi penembakan atau pembunuhan," kata Oleh Soleh.

Penutup: Desakan ini muncul di tengah pola kekerasan yang menurut DPR terus berulang di Papua. Tanpa roadmap yang jelas dan terukur, kekhawatiran bahwa kasus serupa kembali menelan korban dari kalangan pegawai pemerintah yang menjalankan tugas pelayanan publik akan sulit diredam.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks