RUTENG — Islamic Relief Indonesia melanjutkan respons kemanusiaan pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus lalu. Bantuan tahap awal didistribusikan di Kecamatan Cibal dan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, menyusul proses asesmen, koordinasi dengan pemerintah daerah, dan verifikasi rumah tangga terdampak.
Setiap keluarga yang terverifikasi menerima satu paket bahan makanan, satu terpal, dua selimut, dan satu paket kebersihan keluarga. Sasaran prioritas adalah rumah tangga dengan kerusakan rumah berat, terutama yang memiliki lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil dan menyusui, serta keluarga dengan anak balita.
112 Rumah Tangga di Empat Desa Mulai Terima Bantuan
Distribusi perdana digelar di Compang Cibal dan menyasar warga dari Desa Compang Cibal, Bere, Lenda, dan Bangkara. Camat Cibal Barat, Yohanes Regon, menekankan pentingnya koordinasi sejak pendataan hingga penyaluran agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.
“Koordinasi sejak proses pendataan hingga distribusi sangat penting agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan dan tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” ujar Regon.
Akses Jalan Rusak Akibat Longsor Jadi Tantangan Utama
Sejumlah wilayah terdampak berada di kawasan pegunungan dengan kondisi jalan sulit. Beberapa jalur utama bahkan turut tertimbun longsor, memaksa tim gabungan bekerja ekstra untuk menjangkau lokasi terisolasi.
Dzikri Insan, pimpinan respons darurat Islamic Relief Indonesia di NTT, mengatakan pihaknya akhirnya bisa mencapai wilayah yang cukup terisolasi. Menurut dia, sulitnya akses tidak boleh menjadi alasan warga terdampak tertinggal dari bantuan.
“Kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa seluruh bantuan ini diberikan secara gratis,” tegas Dzikri. Ia menambahkan, tidak boleh ada pungutan, pemotongan, maupun pengurangan jumlah bantuan dalam bentuk apa pun.
Warga Berhak Sampaikan Pengaduan
Dzikri menegaskan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam proses distribusi. Masyarakat yang menemukan kejanggalan dipersilakan menyampaikan pertanyaan, saran, atau pengaduan.
“Masyarakat juga memiliki hak untuk menyampaikan pertanyaan, saran, ataupun pengaduan apabila menemukan sesuatu yang tidak sesuai,” jelasnya.
Islamic Relief Indonesia bekerja bersama pemerintah setempat dan Yayasan Ayo Indonesia dalam proses verifikasi lapangan. Pelaksana harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Yohanes Oktovianus, turun langsung meninjau Kampung Tumpang Cibal untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat.
Gempa bumi berkekuatan besar itu dilaporkan berdampak luas di tujuh kabupaten di Pulau Flores. Pemerintah terus mempercepat penanganan darurat dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.