Tim Penggerak PKK Kota Kupang melantik 114 penggerak kecamatan untuk memperkuat koordinasi program pemberdayaan hingga tingkat kelurahan. Pelantikan yang digelar Rabu itu mencakup Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi Kecamatan. Pemerintah Kota Kupang menyokong operasional PKK kelurahan dan kecamatan dengan dana Rp5 juta.
KUPANG — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya melantik 114 penggerak di tingkat kecamatan pada Rabu. Pelantikan itu mencakup Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan, Bunda PAUD Kecamatan, dan Bunda Literasi Kecamatan. Widya meminta para penggerak mengoordinasikan seluruh kegiatan pemberdayaan hingga ke tingkat kelurahan dan masyarakat.
Siapa Saja yang Dilantik dan Apa Tugasnya
Pelantikan menyatukan empat peran sekaligus dalam struktur PKK kecamatan. Mereka bertugas menjalankan 10 Program Pokok PKK sesuai hasil Rakernas X PKK Tahun 2025. Ketua Panitia Pelaksana, Dinson Ludji, menyebut pelantikan ini sebagai upaya menyatukan tekad memperkuat kelembagaan Gerakan PKK secara berjenjang.
Kegiatan itu juga menjadi momentum menyinkronkan program kerja TP PKK agar sejalan dengan visi dan misi Gerakan PKK. Sinkronisasi dilakukan dari tingkat kota, kecamatan, sampai kelurahan.
Dana Operasional Rp5 Juta untuk Tiap Kelurahan dan Kecamatan
Wali Kota Kupang dan Pemerintah Kota Kupang menyalurkan dana operasional bagi PKK kelurahan dan kecamatan sebesar Rp5 juta. Widya menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai para penggerak mampu mengelola dana itu dengan baik.
"Saya yakin ibu-ibu semua adalah orang-orang yang cermat dan penuh dedikasi. Karena itu, dana operasional Rp5 juta tersebut pasti bisa dikelola dengan sangat baik," katanya.
Pesan Widya: Program Jangan Berhenti di Atas Kertas
Widya menekankan setiap program yang sudah direncanakan harus benar-benar diwujudkan dalam kegiatan. Menurutnya, manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Kupang. Ia mengingatkan agar program tidak berhenti sebatas administrasi atau dokumen.
"Program yang sudah kita rencanakan jangan hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus bisa direalisasikan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Kupang. Amanah ini adalah bentuk kepercayaan yang diberikan kepada ibu-ibu untuk melanjutkan estafet perjuangan di wilayah masing-masing," ujarnya.
Harapan agar Penggerak Aktif Koordinasikan Program
Widya berharap para penggerak di tingkat kecamatan menjadi motor yang mengoordinasikan berbagai program hingga ke tingkat kelurahan dan masyarakat. Ia menitipkan harapan besar agar mereka aktif menjalankan peran tersebut.
"Saya titip satu harapan besar, jadilah motor penggerak yang aktif. Koordinasikan seluruh kegiatan dan pemberdayaan, mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat kelurahan, bahkan sampai ke sel-sel terkecil, yaitu masyarakat kita," tegasnya.
Pelantikan ini menandai berjalannya estafet kepengurusan PKK di tingkat kecamatan. Seluruh penggerak diharapkan langsung menyusun langkah koordinasi dengan kelurahan di wilayah masing-masing.