Alumni UNITRI Malang Asal Sumba Barat Daya Siap Kolaborasi Dorong Pembangunan Pariwisata Komunitas

Penulis: Jauhari Lubis  •  Senin, 18 Mei 2026 | 12:14:01 WIB
Ratusan alumni UNITRI Malang asal Sumba Barat Daya siap berkolaborasi dorong pembangunan pariwisata komunitas.

TAMBOLAKA — Ratusan alumni Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang asal Sumba Barat Daya (SBD) menyatakan siap berkolaborasi dalam pembangunan daerah yang berfokus pada pariwisata komunitas. Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan dengan Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., di Tambolaka, Minggu (17/5/2026).

Para alumni yang sebagian besar merupakan penerima beasiswa dari Yayasan dan Pemerintah Daerah itu kini telah tersebar di berbagai sektor strategis di Sumba Barat Daya. Mereka menganggap pendidikan di UNITRI tidak hanya membekali kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan semangat pengabdian kepada daerah asal.

Kolaborasi untuk Pariwisata Berbasis Komunitas

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum bagi para alumni untuk menyampaikan rasa bangga sebagai lulusan UNITRI. "Kami merasa menjadi bagian dari produk SDM berkualitas yang telah berkontribusi dalam pembangunan strategis di Sumba Barat Daya," ujar Kristian, fungsionaris BEM saat menjadi mahasiswa dan kini menjabat ketua alumni UNITRI SBD.

Kristian menambahkan bahwa kini saatnya para alumni membalas kepercayaan yang diberikan dengan berkolaborasi lebih erat dalam mendukung visi pembangunan daerah. Pariwisata berbasis komunitas disebut sebagai salah satu sektor potensial yang bisa didorong oleh para alumni yang sudah memiliki pengalaman dan jaringan.

Rektor Apresiasi Peran Alumni

Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto menyambut baik inisiatif para alumni Sumba Barat Daya. Kehadirannya dalam pertemuan itu sekaligus menjadi bentuk kedekatan antara kampus dan lulusan yang kini berkiprah di daerah. Suasana keakraban mewarnai pertemuan sebagai wujud rasa rindu alumni terhadap almamater mereka.

Para alumni berharap kolaborasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Langkah awal yang direncanakan adalah pemetaan potensi pariwisata di desa-desa yang bisa dikembangkan dengan pendekatan komunitas.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: koranntt.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top