KUPANG — Ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri telah disiagakan penuh menyambut kedatangan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Nusa Tenggara Timur (NTT). Komandan Korem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Hendro Cahyono, memimpin langsung apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan.
Apel tersebut digelar pada Kamis (21/5/2026) dan turut dihadiri oleh Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko serta perwakilan dari TNI AU dan Kodaeral VII Kupang. Dalam amanat yang dibacakan atas nama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, ditekankan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kurang lebih 1.250 personel disiagakan dalam kunjungan kerja Wapres di NTT," ujar Hendro dalam keterangannya. Ia menjelaskan, apel gelar pasukan ini bertujuan mengecek kesiapan personel, materiil, dan pola pengamanan selama rangkaian kunjungan berlangsung.
Hendro menambahkan bahwa aparat akan mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap potensi gangguan keamanan. Pendekatan ini dipilih untuk menjaga kondusivitas wilayah selama agenda VVIP berlangsung.
Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu dijadwalkan tiba di Bandara El Tari, Kupang, pada sore hari. Setelahnya, Gibran akan meninjau proyek strategis nasional (PSN) serta pusat budidaya rumput laut dan tambak garam di Kabupaten Rote Ndao.
Salah satu agenda utama yang dinantikan adalah peresmian tambak garam di wilayah tersebut. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pemantauan langsung pemerintah pusat terhadap proyek-proyek prioritas di kawasan timur Indonesia.
Dalam apel tersebut, Hendro menekankan perlunya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan yang kondusif hanya bisa tercipta jika semua elemen bergerak bersama.
"Apel gelar pasukan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan, baik personel, materiil maupun pola pengamanan yang akan dilaksanakan selama rangkaian kunjungan kerja berlangsung," kata Hendro. Ratusan personel akan disebar di titik-titik strategis sepanjang rute perjalanan dan lokasi kunjungan Gibran di Rote Ndao.