LABUAN BAJO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa tektonik berkekuatan magnitudo 3,3 berpusat di Laut Flores, sekitar 50 kilometer arah timur laut Labuan Bajo. Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa guncangan tercatat pada 31 Oktober 2026 pukul 18.11 waktu setempat atau 19.11 WITA.
Kedalaman pusat gempa tidak dirinci dalam laporan awal. Magnitudo 3,3 masuk kategori gempa ringan yang umumnya hanya dirasakan sebagian kecil warga di sekitar episenter.
Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, menjadi titik terdekat dengan pusat gempa di daratan. Wilayah ini berada di jalur pertemuan lempeng yang aktif sehingga kerap mengalami guncangan kecil.
Getaran magnitudo 3,3 jarang menimbulkan kerusakan bangunan. Warga di pesisir biasanya hanya merasakan goyangan singkat beberapa detik.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi soal kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Pihak berwenang setempat juga belum mengeluarkan peringatan lanjutan terkait aktivitas seismik di kawasan tersebut.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan memantau informasi resmi dari BMKG. Guncangan susulan dengan magnitudo lebih kecil masih mungkin terjadi di kawasan Laut Flores.
Kawasan Laut Flores berada di zona pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas subduksi di wilayah ini membuat gempa kecil maupun menengah kerap tercatat.
Data gempa dari lembaga pemantau internasional menunjukkan peristiwa serupa berulang di sekitar perairan Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar berkekuatan rendah dan tidak berdampak signifikan ke permukiman.