Pencarian

Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia, Peluang Juara Dunia Resmi Habis

Sabtu, 31 Oktober 2026 • 16:19:31 WIB
Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia, Peluang Juara Dunia Resmi Habis
Jorge Martin mengikuti sesi latihan di Sirkuit Sepang sebelum memutuskan mundur dari MotoGP Malaysia.

NUSA TENGGARA TIMUR — Jorge Martin memutuskan mundur dari MotoGP Malaysia 2026 jelang sesi kualifikasi, mengakui peluangnya merebut titel juara dunia musim ini sudah tertutup. Keputusan itu diambil enam hari setelah rider Aprilia tersebut mengalami retak tulang pergelangan tangan kanan pada sprint race MotoGP Australia.

Jorge Martin mengikuti sesi free practice dan practice di Sirkuit Sepang sebelum akhirnya menyatakan mundur pada sesi kualifikasi. Rider berusia 28 tahun itu tampil hanya enam hari setelah insiden di Australia, tetapi kondisi pergelangan tangannya belum cukup untuk menahan beban balapan penuh.

Keputusan Martin memperlebar jarak di klasemen. Ia sebelumnya tertinggal 10 poin dari Marc Marquez, lalu selisih itu melebar menjadi 19 poin setelah sprint race Australia. Dengan tiga seri tersisa, Martin menilai upaya mengejar gelar sudah tidak realistis.

Cedera Pergelangan Tangan di Sprint Race Australia

Cedera retak tulang pergelangan tangan kanan membuat Martin harus menjalani proses penyembuhan yang baru berjalan beberapa hari. Ia pernah mengalami cedera parah berkepanjangan setahun lalu, dan pengalaman itu jadi pertimbangan utama di balik keputusannya mundur.

"Aku mencoba, aku mencoba sebisaku, tapi tentu saja proses penyembuhannya masih awal," ucap Jorge Martin, dikutip The Race. "Penyembuhannya akan sangat cepat, tapi tidak cukup efisien di atas motor."

Martin menyebut timnya menilai usaha untuk tetap tampil terlalu berat untuk dilanjutkan. Ia juga menegaskan tidak ingin mengulang kesalahan yang sama dengan memaksakan diri balapan dalam kondisi belum pulih.

"Kami bersama dengan tim berpikir bahwa usaha yang kulakukan terlalu berat untuk dilanjutkan, dan yeah enggak akan dapat apa-apa. Bahkan akan sangat sulit bahkan untuk mencetak satu poin pun," lanjutnya.

Alasan Martin Tak Mau Memaksakan Diri di Sepang

Pengalaman cedera panjang menjadi alasan kuat bagi Martin untuk menahan diri. Menurutnya, melanjutkan balapan di Sepang hanya akan menunjukkan bahwa ia tidak belajar dari masa lalu.

"Bukanlah ide yang bagus untuk lanjut. Soalnya jika aku lanjut, hanya akan [menunjukkan] bahwa aku tidak belajar apapun dari masa lalu," kata Martin. "Ini kan sudah pernah terjadi padaku sebelumnya, dan aku enggak ingin jatuh atau mendapatkan cedera yang lebih parah karena mencoba balapan seperti ini."

Start kedua yang diraih Marc Marquez di MotoGP Malaysia 2026 memperbesar peluang rivalnya itu menjauh di puncak klasemen. Martin pun mengambil sikap realistis soal persaingan gelar yang menyisakan tiga seri lagi.

Fokus Baru Martin: Balapan untuk Tim dan Pendukung

Juara dunia MotoGP 2024 itu menyatakan tidak lagi memikirkan persaingan titel. Ia tetap bertekad menyelesaikan musim dengan penampilan terbaik, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk tim dan para pendukungnya.

"Kurasa sekarang aku tidak harus memikirkan soal persaingan gelar juara dunia. Mungkin, aku bisa memenanginya, tapi bagiku ini sudah hilang," ujar Martin.

"Jadi, pastinya aku akan berjuang sampai akhir, bukan hanya untukku, karena pada akhirnya aku sudah jadi juara dunia [di 2024], tapi untuk timku, untuk orang-orang yang mendukungku, aku akan berjuang sampai akhir. Aku akan mencoba lagi di Qatar," tambahnya.

Bagi Aprilia, mundurnya Martin di Malaysia menjadi pukulan tersendiri di sisa musim. Fokus tim kini beralih ke seri Qatar, dengan harapan kondisi pergelangan tangan Martin sudah cukup pulih untuk kembali tampil kompetitif.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks