KUPANG — Bantuan kemasyarakatan Presiden RI dalam rangka Idul Adha 1447 Hijriah itu diserahkan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena kepada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UMK, Syamsul Bahri. Sapi bernama "Siloam" itu bukan sekadar hewan kurban, melainkan pesan negara untuk memperkuat gotong royong di provinsi dengan keragaman agama yang tinggi.
Sapi Siloam: Bobot 1,1 Ton Hasil Inseminasi Buatan
Berdasarkan hasil pengukuran linear, sapi berusia lima tahun itu memiliki lingkar dada 240 sentimeter, panjang badan 208 sentimeter, dan tinggi badan 157 sentimeter. Dokter hewan setempat menyatakan hewan tersebut sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.
"Biasanya bantuan Presiden itu yang paling berat, paling bagus, dan paling mantap," kata Gubernur Melki disambut tepuk tangan civitas akademika dan masyarakat yang memadati halaman kampus.
80 Persen Mahasiswa UMK Beragama Kristen, Toleransi Jadi Kekuatan
Universitas Muhammadiyah Kupang selama ini dikenal sebagai kampus multikultural di NTT. Gubernur Melki mengungkapkan bahwa sekitar 80 persen mahasiswa di kampus ini berasal dari kalangan non-Muslim.
"Toleransi di kampus ini sangat tinggi. Ini menunjukkan semangat persaudaraan yang hidup di NTT," ujarnya di hadapan tokoh agama dan masyarakat yang hadir.
28 Ekor Sapi Kurban Disalurkan ke Seluruh Kabupaten/Kota di NTT
Tahun ini, pemerintah pusat menyalurkan 28 ekor sapi kurban ke seluruh kabupaten dan kota di NTT. Setiap sapi dipilih dengan bobot minimal 900 kilogram. Gubernur Melki menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan solidaritas sosial dan rasa kekeluargaan antarmasyarakat.
"Kalau mau NTT maju, Kota Kupang maju, Muhammadiyah maju, harus punya semangat solidaritas, rela berkorban, dan menjaga kekeluargaan," kata Melki.
Fakta Singkat Sapi Kurban Presiden di UMK Kupang
- Berat estimasi: 1.105 kilogram
- Jenis: persilangan Fries Holland dan Simmental melalui inseminasi buatan
- Lingkar dada: 240 cm, panjang badan: 208 cm, tinggi badan: 157 cm
- Usia: 5 tahun
- Total bantuan Presiden ke NTT: 28 ekor sapi kurban
Wakil Rektor III UMK Syamsul Bahri menyebut bantuan itu sekaligus menjadi motivasi untuk memperkuat semangat berbagi di lingkungan kampus dan masyarakat. Di tengah riuh tepuk tangan siang itu, "Siloam" menjadi penanda bahwa kurban bukan hanya tentang memberi, melainkan juga tentang merawat persaudaraan di tengah keberagaman Nusa Tenggara Timur.