Pencarian

PLN NTT Resmi Migrasi ke Sistem Proteksi Terpusat, Gardu Induk di Pulau Timor dan Flores Kini Bisa Cegah Blackout

Sabtu, 06 Juni 2026 • 16:47:01 WIB
PLN NTT Resmi Migrasi ke Sistem Proteksi Terpusat, Gardu Induk di Pulau Timor dan Flores Kini Bisa Cegah Blackout
PLN NTT resmi migrasi ke sistem proteksi terpusat untuk gardu induk di Pulau Timor dan Flores.

KUPANG — PLN NTT menyebut sistem proteksi terpusat ini sebagai lompatan besar dalam transformasi digital infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan. Sistem konvensional yang sebelumnya bekerja mandiri di setiap gardu induk kini digantikan oleh Underfrequency Protection Centralized. Seluruh parameter frekuensi dipantau langsung dari pusat kendali (control center).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan inovasi ini didedikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat NTT. Menurutnya, listrik telah menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari, mulai dari anak-anak yang belajar di malam hari, pelaku UMKM, hingga pelayanan di rumah sakit.

“Kami ingin memastikan masyarakat NTT menikmati listrik dengan rasa aman, tanpa khawatir akan gangguan kedip atau padam akibat fluktuasi beban. Ini wujud komitmen kami hadir menyinari dan membawa harapan baru bagi kemajuan daerah,” ujar Eko dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Rabu.

Bagaimana Sistem Baru Ini Bekerja?

Manager PLN UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, menjelaskan bahwa migrasi teknologi dilakukan serentak di seluruh gardu induk Pulau Timor dan Flores. Integrasi ini melibatkan teknologi komunikasi berbasis serat optik (fiber optic) berkecepatan tinggi serta pembaruan perangkat keras (hardware) di setiap titik distribusi.

“Parameter frekuensi kini dipantau secara terpadu dari pusat kendali. Ini adalah bentuk nyata PLN dalam merespons dinamika beban modern dan menaikkan kelas kualitas layanan kelistrikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelas Andi.

Dampak Langsung bagi Warga dan Ekonomi NTT

Sistem kelistrikan di NTT saat ini berkembang dinamis dengan interkoneksi yang makin luas. Modernisasi ini diharapkan mampu meminimalkan durasi serta dampak kedip akibat gangguan frekuensi rendah. Dengan demikian, infrastruktur kelistrikan NTT semakin tangguh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, aktivitas harian warga, serta sektor pariwisata premium daerah secara berkelanjutan.

PLN optimistis melalui implementasi Underfrequency Protection Centralized, pasokan energi listrik di bumi Flobamora akan lebih andal, efisien, dan berkualitas tinggi. Momentum ini juga mempertegas komitmen PLN NTT untuk terus memperkuat infrastruktur, melakukan pemeliharaan rutin yang terukur, serta mengawal digitalisasi jaringan demi menjaga pasokan listrik tetap aman.

Bagikan
Sumber: nttonlinenow.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks