Pencarian

Investor Kevin O'Leary Sebut Regulasi Jadi Katalis Utama Kenaikan Bitcoin, Bukan Aksi Korporasi

Jumat, 12 Juni 2026 • 07:40:31 WIB
Investor Kevin O'Leary Sebut Regulasi Jadi Katalis Utama Kenaikan Bitcoin, Bukan Aksi Korporasi
Kevin O'Leary menilai regulasi sebagai katalis utama kenaikan harga Bitcoin.

JAKARTA — Investor legendaris yang juga dikenal sebagai "Mr. Wonderful" dari acara Shark Tank, Kevin O'Leary, memberikan pandangan berbeda tentang masa depan Bitcoin. Di tengah hiruk-pikuk aksi korporasi besar seperti pembelian Ethereum senilai 123 juta dolar AS oleh BitMine, O'Leary justru menilai faktor fundamental lain yang lebih menentukan: regulasi.

Mengapa Regulasi Lebih Penting dari Aksi Korporasi?

O'Leary menegaskan bahwa kenaikan harga Bitcoin yang signifikan masih tertunda. Ia berargumen bahwa aliran modal institusional dalam jumlah besar—dari dana pensiun hingga sovereign wealth fund—tidak akan mengalir deras tanpa adanya kerangka hukum yang tegas. "Lonjakan besar harga Bitcoin masih tertunda dan akan terjadi setelah regulasi yang jelas," ujarnya, merujuk pada proses legislasi seperti pengesahan Clarity Act.

Pasar Kripto Indonesia: Antara Harapan dan Kepastian

Pandangan O'Leary relevan bagi pelaku pasar kripto di Indonesia. Meski harga Ethereum sempat tertekan mendekati level 1.600 dolar AS, optimisme dari aksi korporasi BitMine tidak serta-merta mendorong pasar bullish. Para analis lokal kerap menyoroti bahwa langkah Bappebti dan OJK dalam menyusun aturan bursa kripto dan perlindungan konsumen justru menjadi sinyal jangka panjang yang lebih krusial dibandingkan fluktuasi harga harian.

Investor ritel di Tanah Air pun mulai melirik aspek fundamental ini. Alih-alih hanya bereaksi terhadap berita pembelian besar oleh perusahaan kripto, banyak yang kini menunggu kejelasan regulasi dari dalam negeri sebagai pemicu kenaikan berikutnya.

Apa Itu Clarity Act yang Dimaksud O'Leary?

Meski belum disahkan, Clarity Act adalah sebuah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian hukum terkait klasifikasi aset digital. O'Leary percaya, begitu undang-undang ini berlaku, institusi keuangan tradisional akan masuk secara masif. "Investor institusional seperti dana pensiun dan dana kekayaan negara menunggu aturan main yang jelas," jelasnya.

Di Indonesia, semangat serupa tercermin dalam rencana pemerintah untuk memperkuat regulasi bursa kripto melalui Bappebti, yang diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan investor domestik.

Bagikan
Sumber: pluang.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks