ENDE — Pesawat yang melayani rute Kupang-Ende-Labuan Bajo itu sempat berupaya mendarat di Bandara Ende. Namun, kondisi angin dinilai tidak aman sehingga pilot mengambil keputusan untuk melanjutkan penerbangan ke Bandara Komodo, Labuan Bajo.
Kepastian Keselamatan Penumpang
Kepala Bandara H Hasan Aroeboesman Ende, Haryanto, memastikan seluruh penumpang dalam kondisi aman. “Jadi dari pilot untuk keselamatan langsung landing di Labuan Bajo,” ujarnya saat dihubungi, Rabu.
Penumpang yang memiliki tujuan akhir di Ende kemudian diterbangkan kembali dari Labuan Bajo menuju Bandara H Hasan Aroeboesman. “Penumpang aman sudah diangkut flight dari Labuan Bajo menuju Ende,” kata Haryanto.
Cuaca Buruk, Bukan Erupsi Gunung
Haryanto menegaskan bahwa kegagalan pendaratan ini tidak ada kaitannya dengan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki. “Tidak bisa mendarat di Ende bukan karena erupsi (Gunung Lewotobi), namun akibat angin terlalu kencang,” jelasnya.
Pihak bandara terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan di wilayah tersebut.