Gubernur Emanuel Laka Lena menyampaikan bahwa kehadiran SMA Garuda merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto: membangun sumber daya manusia unggul lewat pendidikan berkualitas. Ia mengaku terus memantau perkembangan pembangunan sekolah tersebut sejak awal.
"Sejak awal kami menyambut baik kehadiran SMA Garuda di NTT. Saya terus memantau perkembangan pembangunannya. Sekolah ini dipersiapkan untuk melahirkan anak-anak Indonesia yang mampu masuk ke kampus-kampus terbaik dunia," ujar Gubernur dalam sambutan daring dari Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Gubernur tidak dapat hadir langsung karena penerbangannya dari Tambolaka menuju Kupang mengalami kendala saat melaksanakan tugas kedinasan. Audiensi tetap berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, Gedung Sasando, Kupang. Acara dihadiri Kepala SMA Garuda Unggulan Baru, jajaran guru, perwakilan siswa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambros Kodo, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Ruth Laiskodat.
Bukan Sekolah Eksklusif, Harus Tumbuh Bersama Masyarakat
Kepala SMA Garuda Unggulan Baru, Marta Mila Sughesti, mengatakan pihaknya sengaja meminta restu dan arahan Gubernur sebelum memulai perjalanan sekolah. Ia menegaskan kesiapan bersinergi dengan Pemprov NTT untuk melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
"Kami datang mengetuk pintu Bapak Gubernur sebelum melangkah. Kami memohon restu dan dukungan agar SMA Garuda menjadi roda penggerak peningkatan mutu pendidikan dan literasi di NTT," kata Marta.
Guru Bahasa Indonesia SMA Garuda, Muhammad Iqbal Istiqlal, menekankan bahwa para tenaga pendidik tidak ingin sekolah ini menjadi eksklusif. "Kami tidak merasa sebagai tamu, tetapi diterima sebagai keluarga. Kami ingin ikut memajukan NTT," tuturnya. Harapan ini diamini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo. Ia menegaskan bahwa SMA Garuda harus menjadi ruang yang mempertemukan anak-anak terbaik dari berbagai daerah untuk belajar dan tumbuh bersama masyarakat.
Angkatan Pertama: Siswa dari Karawang hingga Ende
Antusiasme datang dari para siswa yang akan menjadi angkatan pertama SMA Garuda. Muhammad Zidane Aulia Zalhus, asal SMP Negeri 1 Karawang Barat, mengaku bersyukur memperoleh kesempatan belajar di sekolah ini. Ia berharap dapat melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik dunia melalui penguatan STEM.
Michelle, siswi asal SMPK Citra Bangsa Kupang, berharap SMA Garuda terus berkembang menjadi pusat pendidikan unggulan. Sementara Maria Hildequeen Banda dari SMPK Maria Goretti Ende berharap seluruh peserta didik bertumbuh dalam semangat persaudaraan. Bersama-sama, mereka ingin meraih kesempatan belajar di perguruan tinggi terbaik dunia.
Gubernur berpesan agar kesempatan menjadi angkatan pertama dimanfaatkan sebaik-baiknya. "Saya berharap adik-adik dipersiapkan untuk menembus 100 universitas terbaik dunia. Namun setelah meraih pendidikan terbaik, jangan pernah melupakan masyarakat, budaya, dan daerah asal. Jadilah generasi yang berprestasi secara global, tetapi tetap memiliki semangat mengabdi kepada Indonesia," pesannya.