Pencarian

Kecelakaan Truk di Tol JORR Jatiasih Akibat Sopir Mengantuk, Muatan Besi Berhamburan ke Jalan

Jumat, 31 Juli 2026 • 11:41:01 WIB
Kecelakaan Truk di Tol JORR Jatiasih Akibat Sopir Mengantuk, Muatan Besi Berhamburan ke Jalan
Petugas mengevakuasi truk pengangkut besi yang ringsek akibat kecelakaan di Tol JORR KM 39+600 Jatiasih, Jumat (14/2/2025).

NUSA TENGGARA TIMUR — Kecelakaan bermula ketika truk bermuatan besi menabrak bagian belakang truk pengangkut tanah yang berjalan di depannya. Dampak tabrakan cukup keras, membuat kabin truk pengangkut besi ringsek parah dan puluhan batang besi tumpah memenuhi badan jalan.

Kepadatan hingga 8 Kilometer dan Proses Evakuasi

Rekaman foto yang beredar dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya menunjukkan besi-besi panjang berserakan di aspal, memaksa petugas menutup sebagian lajur untuk proses evakuasi. Imbasnya, antrean kendaraan mengular hingga KM 34 Bambu Apus atau sekitar delapan kilometer dari lokasi kejadian.

"Terjadi kecelakaan sebuah truk pengangkut muatan besi menabrak bagian belakang truk tanah akibat microsleep di ruas Tol JORR KM 39+600 Jatiasih arah Cikunir sekitar pukul 05.30 WIB," tulis TMC Polda Metro Jaya dalam keterangan resminya, Jumat pagi.

Fenomena Microsleep dan Risiko di Jalan Tol

Microsleep menjadi isu yang kerap memicu kecelakaan fatal di jalan tol. Kondisi ini terjadi ketika otak tiba-tiba tertidur selama beberapa detik tanpa disadari pengemudi, biasanya dipicu kelelahan atau kurang tidur. Pada kecepatan 80 km/jam, kehilangan konsentrasi selama tiga detik saja sudah cukup untuk membuat kendaraan melaju sejauh 66 meter tanpa kendali.

Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi pengemudi kedua truk. Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya masih melakukan penanganan di lokasi untuk mengurai kemacetan dan membersihkan sisa-sisa material besi yang berserakan.

Risiko Muatan Berlebih di Jam Padat

Kecelakaan ini kembali menyoroti lalu lintas truk bermuatan berat di jalur logistik utama seperti JORR yang setiap harinya dilalui ribuan kendaraan niaga. Kombinasi antara beban muatan yang besar, jam operasional yang panjang, dan tekanan waktu pengiriman kerap membuat pengemudi memaksakan diri tetap mengemudi meski kondisi fisik sudah menurun.

Petugas mengimbau pengemudi yang melintas dari arah Bambu Apus menuju Cikunir untuk mencari jalur alternatif dan mengantisipasi perlambatan. Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi truk yang ringsek masih berlangsung dan arus lalu lintas berangsur normal kembali.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks