Pencarian

Gempa Manggarai: Bantuan 65,7 Ton dari Jatim Tiba, 34 Orang Meninggal dan 85 Ribu Jiwa Terdampak

Senin, 24 Agustus 2026 • 21:38:01 WIB
Gempa Manggarai: Bantuan 65,7 Ton dari Jatim Tiba, 34 Orang Meninggal dan 85 Ribu Jiwa Terdampak
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan logistik 65,7 ton kepada korban gempa di Manggarai, NTT.

Sebanyak 85.461 jiwa atau 20.673 kepala keluarga di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampak gempa bumi yang menggunakan wilayah tersebut. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan logistik seberat 65,7 ton senilai Rp3.006.652.875 untuk meringankan beban para korban di dua kabupaten tersebut.

MANGARRAI — Ratusan ribu jiwa di dua kabupaten di Pulau Flores, NTT, masih berjuang memulihkan diri pascagempa yang melanda pekan lalu. Data per Minggu (23/8) pukul 21.17 WITA mencatat 34 orang meninggal dunia dan 239 lainnya mengalami luka berat akibat getaran yang merusak 19.515 infrastruktur.

Di tengah situasi itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir menyerahkan bantuan logistik secara langsung di dua titik pengungsian. Sebanyak 12,8 ton bantuan senilai Rp720.965.175 didistribusikan untuk warga di sekitar SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai. Sisanya, 52,9 ton senilai Rp2.285.687.700, dikirim ke Posko Rumah Jabatan Sekretaris Daerah di Manggarai Timur.

"Bantuan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan masukan tenaga kesehatan yang lebih dahulu memberikan pelayanan kepada korban gempa," kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Senin.

Isi Bantuan dan Permintaan Tambahan Beras

Logistik yang dikirimkan mencakup beras dan makanan, obat-obatan, perlengkapan mandi dan higiene, kebutuhan bayi dan anak, kebutuhan perempuan, tenda, terpal, serta kompor. Rincian kebutuhan obat-obatan disebutkan langsung oleh para dokter yang bertugas di lapangan.

"Para dokter menulis kebutuhan obat-obatan di sini. Kalau tidak salah ada 14 jenis dan kami juga membawa hari ini," ujarnya.

Saat meninjau Desa Ranaka, Khofifah menerima informasi bahwa pasokan beras masih perlu ditambah. Ia pun langsung meminta tambahan 5 ton beras segera dikirimkan ke desa tersebut.

"Kita membawa 65,7 ton beragam logistik, termasuk kebutuhan bayi dan balita. Di dalamnya ada sekitar 12 ton beras. Tadi Pak Kades menyampaikan untuk ditambah 5 ton. Saya rasa beras bisa digeser ke sini 5 ton, sehingga bisa lebih merata," katanya.

Penguatan Layanan Kesehatan dan Dukungan Psikososial

Selain logistik, Pemprov Jatim memperkuat pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng. Sejak 17 Agustus, tujuh dokter telah dikerahkan, dan pada 22 Agustus menyusul sepuluh dokter serta perawat dari RSUD Dr. Soetomo bergabung memberikan pelayanan.

Pemprov Jatim juga menyiapkan empat orang tenaga untuk membantu penanganan trauma anak melalui layanan dukungan psikososial (LDP). Di SD Inpres Robo, Khofifah menyapa dan menyemangati para siswa agar tetap memiliki harapan serta kembali belajar ketika kondisi memungkinkan.

"Kita semua bersaudara. Kita hadir bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita di sini. Mudah-mudahan seluruh proses pemulihan berjalan baik dan anak-anak bisa segera kembali bersekolah," katanya.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah Setempat

Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, dukungan Pemprov Jatim sangat membantu masyarakat, termasuk melalui pelayanan kesehatan.

"Kami atas nama masyarakat yang ada di Desa Ranaka dan Kabupaten Manggarai umumnya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu masyarakat kami di Desa Ranaka," kata Fabianus.

Sementara itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim dan masyarakat Jawa Timur. "Terima kasih sekali lagi, semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga kami," katanya.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks