Pencarian

Kunjungan Pejabat ke Lokasi Bencana NTT Dinilai Ganggu Penanganan, Presiden Prabowo Tegaskan Fokus Utama Layani Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:08:01 WIB
Kunjungan Pejabat ke Lokasi Bencana NTT Dinilai Ganggu Penanganan, Presiden Prabowo Tegaskan Fokus Utama Layani Warga
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanganan gempa di Nagekeo, NTT, Rabu (26/8/2026).

NAGEKEOPresiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah yang menangani bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar fokus penuh pada pelayanan masyarakat. Kepala Negara menilai agenda kunjungan pejabat ke wilayah terdampak berpotensi mengganggu konsentrasi petugas di lapangan.

Instruksi itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat penanganan gempa di Nagekeo, Rabu (26/8/2026). Prabowo menegaskan, kunjungan pejabat tidak cukup hanya sekadar melihat kondisi warga tanpa diikuti langkah penanganan konkret.

Kunjungan yang Tidak Efektif Justru Mengalihkan Fokus

"Kalau kita datang habis itu hanya lihat bencana tapi tidak bisa mengatasi, tidak bisa kirim bantuan. Ya itu akhirnya kurang efektif," kata Presiden di Nagekeo.

Presiden mengungkapkan alasan dirinya sengaja tidak langsung mendatangi lokasi terdampak pada tahap awal bencana. Ia ingin memberi ruang bagi seluruh instansi untuk bekerja melayani rakyat tanpa gangguan.

"Saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung," ujarnya.

Pejabat Daerah Tersita Waktu untuk Sambut Tamu

Menurut Presiden, terlalu banyak pejabat pusat yang datang ke lokasi bencana justru bisa memecah konsentrasi petugas. Waktu pejabat daerah pun banyak tersita untuk urusan penyambutan dan pendampingan.

"Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang terpecah konsentrasi. Jadi pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya," kata Presiden.

Padahal, masyarakat terdampak membutuhkan tindakan cepat, pelayanan langsung, dan bantuan yang dapat segera diterima. "Itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa menjadi mengalihkan fokus pertama," ujarnya.

Pemantauan dari Pusat Tetap Jalan

Kendati meminta pejabat mengurangi kunjungan fisik, Presiden memastikan pemerintah pusat tetap memantau perkembangan penanganan bencana dari Jakarta. Pengerahan pelayanan dan bantuan menjadi prioritas utama.

"Tapi kita terus memonitor dan yang paling penting dari pusat adalah mengerahkan pelayanan dan bantuan. Itu yang paling penting," tegasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar fokus pada kebutuhan warga yang tengah berjuang memulihkan diri pascagempa, bukan pada agenda seremonial kunjungan pejabat.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks