Pencarian

Kopdit Pintu Air Salurkan Sembako untuk Korban Gempa Manggarai, Target Lanjut ke Langke Rembong

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 10:46:31 WIB
Kopdit Pintu Air Salurkan Sembako untuk Korban Gempa Manggarai, Target Lanjut ke Langke Rembong
Ratusan paket sembako dari KSP Kopdit Pintu Air disalurkan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Cibal dan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Jumat (28/8/2026).

RUTENG — Ratusan warga yang rumahnya rusak akibat gempa Flores berkekuatan magnitudo 7,7 mulai menerima bantuan sembako dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air. Penyaluran perdana menyasar dua kecamatan terdampak parah, yakni Cibal dan Cibal Barat, Jumat (28/8/2026).

Ketua Komite KSP Kopdit Pintu Air Cabang Ruteng, Aloysius Frudensius, mengatakan bantuan ini merupakan wujud komitmen koperasi terhadap nilai kemanusiaan. Pihaknya berpegang pada moto yang selama ini menjadi pegangan organisasi.

"Kita di Kopdit Pintu Air juga mempunyai moto yang sama; kau susah aku bantu, aku susah kau bantu," katanya.

Menurut Aloysius, duka yang menimpa warga Flores adalah duka bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diminta saling mengulurkan tangan meringankan beban korban gempa.

Bantuan Akan Dilanjutkan ke Langke Rembong

Distribusi sembako ke Cibal dan Cibal Barat merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan. Sebelumnya, Kopdit Pintu Air telah menyalurkan bantuan serupa ke wilayah bagian utara Manggarai dan Manggarai Timur.

"Kita akan melanjutkan lagi di Langke Rembong dan sekitarnya," jelas Aloysius.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga yang tengah bertahan di pengungsian. "Harapan kita musibah secepatnya berakhir sehingga masyarakat bisa kembali ke rumah," tuturnya.

Warga Masih Butuh Terpal dan Selimut

Agustinus Lesing, salah satu warga terdampak, menyampaikan terima kasih atas kepedulian Kopdit Pintu Air. Ia mengaku sangat terbuka bagi pihak mana pun yang hendak membantu masyarakat terdampak.

"Kami membutuhkan bantuan dari mana saja, termasuk Pintu Air," katanya.

Hingga kini, ia dan keluarganya masih tinggal di tenda darurat. Selain pangan, kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi adalah terpal, selimut, dan pakaian layak pakai.

"Kebutuhan lain juga seperti selimut dan pakaian," ujarnya.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekorantt.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks