Pencarian

Gempa di Flores NTT: BKKBN Turunkan Penyuluh KB Dampingi Ibu Hamil hingga Balita

Kamis, 03 September 2026 • 21:12:02 WIB
Gempa di Flores NTT: BKKBN Turunkan Penyuluh KB Dampingi Ibu Hamil hingga Balita
Penyuluh KB dari BKKBN NTT melakukan pendampingan kepada ibu hamil dan balita di lokasi pengungsian terdampak gempa Flores.

KUPANG — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTT memobilisasi penyuluh KB untuk berada di garis terdepan penanganan dampak gempa di Flores. Langkah ini diambil agar pelayanan keluarga tidak terputus di tengah situasi darurat.

"Kehadiran Penyuluh KB di tengah bencana merupakan bentuk nyata negara hadir bersama keluarga. Pelayanan keluarga tidak boleh berhenti karena bencana," kata Kepala Perwakilan BKKBN NTT, dr. Mauliwaty Bulo dalam keterangannya, Kamis pekan ini.

PKB dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat, sehingga mampu menjadi penghubung antara keluarga terdampak dengan pemerintah, tenaga kesehatan, hingga para pihak yang menyalurkan bantuan.

Prioritas: Ibu Hamil, Bayi, dan Balita di Pengungsian

Pendampingan difokuskan pada warga yang paling rentan terdampak bencana. Ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, serta keluarga dengan kebutuhan khusus menjadi sasaran utama.

Kelompok ini dipastikan tetap memperoleh akses layanan dasar, kesehatan reproduksi, serta pelayanan KB meski berada di lokasi pengungsian. Intervensi dilakukan agar kondisi kesehatan mereka tidak menurun selama masa pemulihan pascagempa.

Pendataan di Manggarai Barat: Satu Pintu dengan Penyuluh Pertanian

Di Kabupaten Manggarai Barat, instruksi bupati menggerakkan penyuluh KB bersama penyuluh pertanian. Mereka turun langsung memeriksa kondisi rumah dan menghimpun data keluarga yang terdampak gempa.

Pendataan lapangan ini menjadi dasar untuk memastikan bantuan dan intervensi pemerintah tepat sasaran. Data yang dikumpulkan para penyuluh akan menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan dan jenis kebutuhan apa yang paling mendesak.

Bekal Psikososial untuk Hadapi Trauma

Pendampingan tidak hanya menyangkut kebutuhan fisik. Untuk memperkuat sisi psikologis, BKKBN NTT memberikan pelatihan Psychological First Aid (PFA) kepada para penyuluh di tujuh kabupaten terdampak.

Melalui pelatihan ini, PKB dibekali kemampuan mendengarkan, memberi dukungan awal, serta membantu keluarga melewati trauma dan masa sulit pascabencana.

Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

Peran PKB di lapangan menjadi kunci dalam penyaluran bantuan. Kedekatan mereka dengan warga mempermudah evaluasi kondisi riil di setiap keluarga, jauh lebih akurat dibanding pendataan jarak jauh.

Pendataan yang rampung lebih cepat akan mempercepat proses pemulihan. Bantuan yang disalurkan tidak lagi bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap keluarga yang tercatat.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks