NUSA TENGGARA TIMUR — Dengan masuknya Copilot, sudah ada enam aplikasi AI pihak ketiga yang beroperasi di CarPlay. Google Gemini kini menjadi satu-satunya nama besar yang belum menyusul.
Apa yang Baru di CarPlay
Dukungan CarPlay untuk Copilot mulai berlaku pekan ini. Aplikasi ini bergabung dengan lima chatbot lain yang sudah lebih dulu hadir: Siri AI, ChatGPT dari OpenAI, Perplexity, Grok milik SpaceXAI, Meta AI, dan Claude dari Anthropic.
Selain Copilot, Apple juga menyiapkan aplikasi Siri AI khusus untuk CarPlay. Aplikasi ini akan mulai tersedia bersamaan dengan peluncuran resmi iOS 27, yang keluar dari fase beta pada Senin mendatang.
Meski iOS 27 sudah rilis penuh, Siri AI sendiri masih berstatus beta. Apple menyebut fitur ini akan digulirkan secara bertahap ke pengguna.
Syarat dan Cara Kerja Copilot di CarPlay
Untuk menjalankan aplikasi percakapan di CarPlay, pengguna memerlukan iOS 26.4 atau versi lebih baru. Syarat ini berlaku untuk semua chatbot AI pihak ketiga, termasuk Copilot.
Copilot tampaknya memerlukan langganan agar bisa berfungsi di CarPlay. Aplikasi ini mengandalkan perintah suara dan menampilkan riwayat percakapan yang tersinkron dengan aplikasi di iPhone, termasuk thread berbasis teks.
Artinya, percakapan yang dimulai lewat iPhone bisa dilanjutkan di layar mobil, dan sebaliknya. Pola sinkronisasi ini memudahkan pengguna yang berpindah antara ponsel dan kendaraan tanpa kehilangan konteks obrolan.
Mengapa Google Gemini Belum Hadir
Ketiadaan Gemini di CarPlay menjadi anomali tersendiri. Google selama ini dikenal agresif menghadirkan layanannya di berbagai platform, termasuk Android Auto yang menjadi pesaing langsung CarPlay.
Belum ada keterangan resmi dari Google soal alasan Gemini absen dari CarPlay. Yang jelas, posisi Google kini terisolasi di antara raksasa teknologi lain yang sudah lebih dulu masuk.
Bagi pengguna Indonesia, kehadiran Copilot di CarPlay bisa jadi pertimbangan tersendiri. Pasalnya, Microsoft sudah lama menyediakan Copilot dalam Bahasa Indonesia, meski belum ada konfirmasi resmi soal ketersediaan fitur CarPlay untuk pasar lokal.
Dampak ke Pengguna iPhone
CarPlay kini berfungsi dengan lebih dari 120 aplikasi populer iPhone. Jumlah itu menunjukkan CarPlay bukan lagi sekadar pemutar musik dan navigasi, melainkan pusat kendali digital di kabin mobil.
Bagi pemilik mobil dengan layar CarPlay, pilihan asisten AI yang beragam membuka opsi sesuai kebutuhan. ChatGPT cocok untuk percakapan umum, Perplexity untuk pencarian berbasis sumber, sementara Copilot menawarkan integrasi dengan ekosistem Microsoft seperti Word dan Outlook.
Pengguna yang mobilnya belum mendukung CarPlay tetap bisa menikmati aplikasi ini lewat iPhone secara langsung. Namun pengalaman di layar mobil jelas lebih aman karena mengurangi interaksi dengan ponsel saat berkendara.
Yang perlu dicatat, fitur ini baru berjalan optimal jika iPhone sudah diperbarui ke iOS 26.4 atau lebih baru. Pengguna dengan versi iOS lebih lama sebaiknya menunda pembaruan sampai yakin semua aplikasi penting sudah kompatibel.
Cara Mengaktifkan Copilot di CarPlay
- Pastikan iPhone sudah menjalankan iOS 26.4 atau lebih baru
- Perbarui aplikasi Microsoft Copilot ke versi terbaru dari App Store
- Sambungkan iPhone ke sistem CarPlay di mobil, baik lewat kabel maupun nirkabel
- Buka menu aplikasi di layar CarPlay, lalu pilih ikon Copilot
- Masuk dengan akun Microsoft yang sudah berlangganan jika diminta
Apple belum mengumumkan jadwal pasti kapan Gemini akan menyusul. Yang jelas, dengan iOS 27 resmi dirilis Senin mendatang, persaingan asisten AI di layar mobil diprediksi makin ketat sepanjang tahun ini.