LABUAN BAJO — Komodo yang berenang di perairan Taman Nasional Komodo itu berangkat dari Pulau Komodo dan bergerak mengikuti arah arus. Selama berenang, kepalanya terus berada di atas permukaan air. Gerakannya terbilang cepat.
Sejumlah wisatawan yang berada di kapal wisata melihat langsung momen tersebut. Salah satu penumpang sempat merekam dan mengunggahnya ke media sosial.
"Guys, komodo berenang, berenang mau ke Manta Point," ujar salah satu orang dari kapal wisata tersebut.
Berenang Antarpulau, tapi Tidak Bisa Jauh
Koordinator Urusan Kerjasama Humas dan Pelayanan Balai Taman Nasional Komodo, Maria Rosdalima Panggur, membenarkan kemampuan renang hewan endemik tersebut. Menurut dia, komodo bisa menyeberang antarpulau.
"Komodo bisa berenang hanya tidak bisa jauh-jauh," kata Maria saat dikonfirmasi Selasa (3/11/2026).
Alasannya, komodo berdarah dingin. Reptil tidak mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri dan bergantung pada kondisi alam sekitar.
"Karena dia berdarah dingin, kalau terlalu jauh bisa mati. Reptil semua berdarah dingin, tidak bisa mengatur suhu tubuh, bergantung ke kondisi alam," jelas Maria.
Mengapa Komodo Cepat Kedinginan di Air
Maria membandingkan respons tubuh komodo dengan manusia. Manusia berkeringat saat kepanasan dan menggigil saat kedinginan. Komodo tidak punya mekanisme itu.
"Kalau manusia kepanasan, berkeringat. Kedinginan, menggigil. Kalau reptil tidak bisa. Kalau panas mesti berteduh, kalau rasa dingin harus berjemur," tandas dia.
Karena itu, berenang terlalu lama di air laut berisiko membuat komodo kedinginan hingga mati. Jarak tempuh renangnya pun terbatas pada perairan di sekitar pulau-pulau habitatnya.
Jadi Tontonan Wisatawan di Jalur Kapal Wisata
Peristiwa komodo berenang ini menambah daya tarik wisata bahari Labuan Bajo. Kapal-kapal wisata yang melintas di sekitar Pulau Komodo dan Manta Point kerap membawa tamu menyusuri perairan taman nasional.
Wisatawan yang melihat langsung umumnya mengabadikan momen itu dari dek kapal. Video yang beredar memperlihatkan komodo tetap tenang meski berada di air terbuka.
Balai Taman Nasional Komodo mengingatkan bahwa komodo tetap satwa liar yang dilindungi. Pengunjung diminta menjaga jarak dan tidak mengganggu hewan, baik di darat maupun saat berenang di perairan taman nasional.