Pencarian

Ibu Rumah Tangga di Sumba Barat Daya Tewas Tertimbun Longsoran Pasir Saat Menambang di Pantai Kawona

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:29:31 WIB
Ibu Rumah Tangga di Sumba Barat Daya Tewas Tertimbun Longsoran Pasir Saat Menambang di Pantai Kawona
Ibu rumah tangga tewas tertimbun longsoran pasir saat menambang di Pantai Kawona, Sumba Barat Daya.

SUMBA BARAT DAYA — Aktivitas penambangan pasir tanpa pengamanan di Pantai Kawona, Dusun III, Desa Bondo Boghel, berujung tragis. Anan Zusanti Kaza (50) tewas setelah dinding galian setinggi beberapa meter runtuh dan menimbunnya, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kronologi: Korban Sedang Mengumpulkan Pasir di Dasar Lubang

Menurut Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Sumba Barat Daya, Ipda Kadek Arya Parwata, korban datang ke lokasi bersama warga lainnya untuk menambang pasir. Setibanya di sana, Anan langsung turun ke dalam lubang galian untuk mengambil dan mengumpulkan material pasir.

Saat korban berada di dasar lubang, kondisi dinding pasir di sekitarnya sudah cukup tinggi akibat penggalian terus-menerus. Namun, kegiatan penambangan tetap berlangsung tanpa pengamanan atau pengawasan yang memadai untuk mengantisipasi longsor.

Tak lama berselang, salah satu sisi dinding galian tiba-tiba runtuh dan longsor ke dasar lubang. Material pasir langsung menimbun tubuh korban yang sedang bekerja.

Suami Jadi Saksi dan Pemimpin Evakuasi

Suami korban, Fransiskus Kalumbang (45), yang berada di sekitar lokasi langsung berteriak dan bersama warga lainnya bergotong royong menggali timbunan pasir. Mereka berhasil mengevakuasi Anan, namun korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Korban berhasil dievakuasi dari timbunan pasir, tetapi sudah tidak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia,” ujar Ipda Kadek Arya Parwata kepada Kompas.com, Rabu petang.

Meskipun sempat mendapat pertolongan, nyawa ibu rumah tangga itu tidak tertolong. Jenazahnya kini telah dibawa ke rumah duka di Kampung Kawona untuk disemayamkan sembari menunggu proses pemakaman.

Penambangan Tanpa Pengamanan: Risiko yang Terabaikan

Peristiwa ini menyoroti praktik penambangan pasir tradisional di kawasan pesisir Sumba Barat Daya yang kerap berlangsung tanpa standar keselamatan. Dinding galian yang tinggi dan longgar, tanpa sistem penyangga atau pengawasan, menjadi ancaman fatal bagi para penambang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah desa atau kecamatan setempat terkait langkah pengawasan ke depan. Polres Sumba Barat Daya masih mendalami kejadian untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian pidana dalam aktivitas tambang tersebut.

Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks