Pencarian

IHSG Ditutup Menguat 2,71 Persen ke 5.902, Analis Proyeksi Mixed Jelang Level 6.000

Kamis, 11 Juni 2026 • 10:32:01 WIB
IHSG Ditutup Menguat 2,71 Persen ke 5.902, Analis Proyeksi Mixed Jelang Level 6.000
IHSG menguat 2,71 persen menutup perdagangan di level 5.902.

JAKARTA — Pasar modal Indonesia mencatatkan penguatan signifikan di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi. Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, kenaikan IHSG kemarin merupakan level tertinggi baru yang berhasil diraih indeks.

Sentimen domestik menjadi motor penggerak utama. Selain aksi beli saham murah oleh investor lokal, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS turut memberikan angin segar. Langkah strategis Bank Indonesia yang memberikan sinyal kenaikan BI-Rate dan imbal hasil obligasi dinilai berhasil memicu kembali aliran dana masuk (inflow) ke pasar keuangan dalam negeri.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas dan mencoba menguji level psikologis 6.000,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (11/6).

Wall Street Tertekan Geopolitik dan Inflasi AS

Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat justru terperosok. Dow Jones Industrial Average (DJIA) ambles 1,87 persen, S&P 500 turun 1,62 persen, dan Nasdaq merosot 1,98 persen.

Tekanan jual di Wall Street dipicu oleh memanasnya kembali ketegangan geopolitik Timur Tengah. Ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Iran mendorong lonjakan harga minyak global. Kekhawatiran investor juga muncul dari valuasi sektor kecerdasan buatan (AI) yang dinilai sudah terlalu tinggi.

IPO SpaceX dan Inflasi 4,2 Persen Bikin Pasar Wait and See

Sikap hati-hati pasar semakin meningkat menjelang IPO besar SpaceX pada Jumat pekan ini. Kondisi itu diperparah oleh rilis data ekonomi terbaru yang menunjukkan lonjakan inflasi tahunan AS menjadi 4,2 persen pada Mei.

Kenaikan harga jual Pertamax dan Pertamax Green akibat lonjakan harga minyak global justru direspons positif oleh pasar domestik. Investor menilai langkah Bank Indonesia yang antisipatif terhadap tekanan inflasi global sudah tepat sasaran.

Dengan kombinasi sentimen tersebut, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan berada dalam rentang terbatas. Level psikologis 6.000 menjadi target utama yang coba ditembus indeks dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: pasardana.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks