Pencarian

Huawei Kuasai 40% Pasar Smartwatch China Q1 2026, Apple Masih Juara Global

Sabtu, 20 Juni 2026 • 23:33:31 WIB
Huawei Kuasai 40% Pasar Smartwatch China Q1 2026, Apple Masih Juara Global
Huawei dominasi hampir 40% pasar smartwatch China pada kuartal pertama 2026.

NUSA TENGGARA TIMUR — Pasar jam tangan pintar global mencatat pertumbuhan positif di awal 2026. Berdasarkan laporan Counterpoint Research, volume pengiriman smartwatch secara global naik 4% pada Q1 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini diiringi lonjakan harga jual rata-rata hingga 6% karena konsumen kini lebih memilih perangkat premium dengan fitur kesehatan canggih dan konektivitas modern.

Faktor utama kenaikan harga adalah adopsi sensor mutakhir, integrasi kecerdasan buatan (AI), dukungan jaringan 5G RedCap, serta konektivitas satelit. Konsumen tidak ragu merogoh kocek lebih dalam demi fitur pelacakan kesehatan yang lebih akurat dan teknologi yang lebih mumpuni.

Apple Watch SE 3 Jadi Motor Pertumbuhan Apple

Apple masih kokoh di puncak pasar smartwatch global dengan 23% pangsa pasar. Perusahaan asal Cupertino ini mencatat pertumbuhan pengiriman tercepat di antara merek top lainnya, melonjak 21% YoY.

Analis Counterpoint Research, Anshika Jain, menyebut Apple Watch SE 3 sebagai pemicu utama kesuksesan tersebut. "Gadget ini sukses memikat banyak pengguna baru karena menawarkan harga yang lebih terjangkau," ujar Jain. Model ini sudah dilengkapi peningkatan fitur kesehatan esensial seperti pelacakan tidur yang lebih akurat, pemantau suasana hati (mood), hingga deteksi gangguan irama jantung (aritmia).

Huawei: Penguasa Absolut Pasar China

China menjadi salah satu pasar smartwatch dengan pertumbuhan paling agresif di dunia. Pengiriman di Negeri Tirai Bambu melesat 15% YoY. Di pasar domestik ini, Huawei sukses mendominasi mutlak dengan menguasai hampir 40% pangsa pasar, disusul Imoo dan Xiaomi di posisi berikutnya.

Keberhasilan Huawei tidak lepas dari strategi portofolio produk yang sangat luas. Perusahaan menyediakan opsi jam pintar di berbagai rentang harga, dari entry-level hingga premium. Ekosistem perangkat yang terintegrasi erat melalui HarmonyOS menjadi nilai tambah yang memikat konsumen China.

Huawei juga fokus mengembangkan fitur kesehatan premium, mulai dari pemantau kualitas tidur, kesehatan emosional, hingga deteksi aritmia. Kebijakan subsidi elektronik dari pemerintah China turut merangsang masyarakat melakukan upgrade ke model yang lebih baru.

Berkat performa luar biasa di pasar domestik, Huawei kini mengamankan 17% pangsa pasar global dan menempati peringkat kedua secara keseluruhan di bawah Apple.

Masa Depan Smartwatch: Kesehatan Berbasis AI

Tren industri wearable ke depan akan semakin cerdas. Standarisasi teknologi AI dan sensor pintar mendorong smartwatch bergerak ke arah perangkat kesehatan yang lebih intuitif. Fitur seperti deteksi aritmia dan pemantau suasana hati yang sebelumnya hanya ada di model premium kini mulai merambah ke segmen menengah.

Momentum pasar smartwatch global masih menguntungkan, terutama di kawasan Asia. Namun, produsen gadget harus waspada terhadap tantangan rantai pasokan dan dinamika strategi harga. Persaingan global diprediksi akan berjalan semakin sengit, terutama dengan hadirnya fitur AI sebagai pembeda utama antar merek.

Bagikan
Sumber: gadgetdiva.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks