NUSA TENGGARA TIMUR — National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) secara resmi mengajukan perubahan pada Federal Motor Vehicle Safety Standards (FMVSS). Aturan baru ini mengizinkan kendaraan yang "dirancang untuk dikemudikan secara eksklusif oleh sistem mengemudi otomatis" untuk tidak dilengkapi pedal rem.
Saat ini, setiap perusahaan yang mengembangkan kendaraan otonom tanpa komponen standar FMVSS harus mengajukan permohonan pengecualian ke pemerintah federal. Meskipun izin diberikan, regulasi membatasi jumlah kendaraan yang bisa beroperasi di jalan raya.
"Kami berada di puncak revolusi teknologi terbesar dalam teknologi kendaraan sejak inovasi Model T," ujar Jonathan Morrison, Administrator NHTSA, dalam pernyataan resmi. "Jika kami ingin Amerika memimpin, kami harus merancang ulang kerangka regulasi kami."
Siapa Paling Diuntungkan: Tesla, Zoox, dan Waymo
Tesla menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan. Perusahaan Elon Musk ini telah mengembangkan Cybercab, kendaraan dua kursi tanpa setir dan pedal. Musk berulang kali menyatakan akan mengoperasikan kendaraan ini secara nasional begitu izin regulasi keluar.
Saat ini Tesla sudah menjalankan layanan robotaxi di Austin, Texas. Awalnya menggunakan pengemudi cadangan, kini kendaraan beroperasi tanpa pengawasan. Tesla mengakui ke NHTSA bahwa mereka menggunakan teleoperator untuk memantau dan memindahkan kendaraan dari jarak jauh dalam kecepatan rendah pasca-kecelakaan.
Zoox milik Amazon sudah mendapatkan pengecualian FMVSS tahun lalu untuk mendemonstrasikan robotaxi buatannya. Perusahaan kini menunggu izin kedua untuk mengoperasikannya secara komersial.
Sementara itu, Waymo yang memodifikasi kendaraan reguler seperti Jaguar I-Pace tidak terdampak. Karena kendaraan mereka masih memiliki kontrol manual, Waymo bisa mengoperasikan robotaxi sebanyak yang mereka mau tanpa perlu pengecualian.
Langkah Sebelumnya dan Proses Selanjutnya
Ini bukan pertama kalinya NHTSA melonggarkan aturan untuk kendaraan otonom. Akhir tahun lalu, badan tersebut mengusulkan penghapusan persyaratan FMVSS untuk sistem wiper kaca depan, defogger, dan stiker ban.
Pemerintahan Biden sebelumnya juga bergerak ke arah yang sama. NHTSA saat itu mengeluarkan aturan final yang mengizinkan kendaraan otonom beroperasi tanpa setir.
Publik kini memiliki waktu 30 hari untuk memberikan tanggapan atas usulan ini sebelum Departemen Transportasi memutuskan apakah akan menyetujuinya. Jika disetujui, produsen kendaraan otonom bisa mempercepat produksi massal tanpa harus menunggu izin khusus per unit.