NUSA TENGGARA TIMUR — Kepastian salah satu tim tersingkir membuat laga ini sarat emosi. Baik Ronaldo maupun Modric sama-sama berusia 40 tahun lebih dan belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari tim nasional. Namun, kekalahan di laga ini secara otomatis mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia edisi kali ini.
Dua Kapten Senior yang Masih Jadi Andalan
Ronaldo dan Modric tetap menjadi pilar utama di skuad masing-masing. Keduanya tak pernah absen dalam tiga laga awal Gempita Bola Dunia 2026 dan sama-sama memegang ban kapten.
Perbedaannya, Ronaldo selalu bermain penuh waktu dan tak tergantikan. Sementara Modric beberapa kali ditarik keluar meski tampil sebagai starter. Meski begitu, kontribusi mereka masih terasa: Ronaldo sudah mengoleksi dua gol, sedangkan Modric mencatatkan satu assist.
23 Tahun Ronaldo, Lima Edisi Modric
Pengabdian kedua pemain kepada negara benar-benar luar biasa. Ronaldo telah membela Portugal selama 23 tahun dan tampil di enam edisi Piala Dunia sejak 2006. Modric juga sudah berlaga di lima jilid turnamen yang sama, meski Kroasia gagal lolos pada 2010.
Angka-angka itu menunjukkan betapa pentingnya peran mereka. Bukan hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai simbol perlawanan terhadap waktu yang terus berjalan.
Nasib Kroasia dan Portugal di Ujung Tanduk
Pertandingan ini menjadi penentu nasib menuju babak 16 besar. Tim yang kalah harus angkat koper dari Kanada lebih awal. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim yang sama-sama haus prestasi.
Bagi penggemar sepak bola, laga ini layak disaksikan. Bisa jadi ini adalah kali terakhir Ronaldo dan Modric beraksi di panggung Piala Dunia. Setelah itu, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka memutuskan pensiun dari tim nasional.