Pencarian

3 Anggota DPRD Bangun Dapur MBG di Manggarai Timur, Ada yang Investasi Hampir Rp1 Miliar tapi Belum Beroperasi

Sabtu, 11 Juli 2026 • 22:14:01 WIB
3 Anggota DPRD Bangun Dapur MBG di Manggarai Timur, Ada yang Investasi Hampir Rp1 Miliar tapi Belum Beroperasi
Tiga anggota DPRD Manggarai Timur membangun dapur MBG di daerah pemilihan masing-masing.

BORONG — Setidaknya tiga anggota DPRD Manggarai Timur membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah pemilihan mereka sendiri. Temuan ini merupakan hasil penelusuran media lokal Floresa yang dirilis pekan ini.

Ferdinandus Alfa, Ketua Komisi C DPRD Manggarai Timur dari PKB, membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Watunggong di Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar. Investasinya mencapai hampir Rp1 miliar. Dapur ini rampung pada Agustus 2025, namun hingga kini belum beroperasi.

Yayasan Relawan Nasional Muncul sebagai Mitra

Setelah pembangunan selesai, pengurus Yayasan Prabu Center 08—organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran—datang menawarkan kerja sama pengelolaan. Mereka bahkan menunjuk kepala dapur sendiri. Namun kontrak tak kunjung diteken.

“Sejauh ini, saya dan pihak yayasan belum meneken kontrak terkait pemakaian dapur. Mereka masih dalam tahap survei rumah,” kata Ferdinandus kepada Floresa pada 28 Juni lalu. Ia mengaku pasrah atas kerugian yang ditanggung sendiri.

Anggota DPRD lainnya, Agustinus Tangkur dari PAN, juga mengalami nasib serupa. Dapur SPPG Elar di Kecamatan Elar miliknya sudah lengkap fasilitasnya, tapi belum beroperasi. Agustinus mengaku hanya menyewa tanah dan bangunan kepada Yayasan Prabu Center 08.

Dua Dapur Milik Anggota DPRD PKB, Satu Sempat Berhenti Beroperasi

Lukas Jenfri Fardianus Vandi, anggota DPRD dari PKB, memiliki dua dapur sekaligus. SPPG Nggalak Leleng di Kecamatan Lamba Leda Selatan sempat beroperasi sejak 11 Februari 2026, namun dihentikan sementara pada awal Maret. Penyebabnya, tangki limbah dan lahan parkir disebut tak memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Koordinator Wilayah BGN Manggarai Timur, Damianus Devister Ramang, membenarkan penghentian sementara tersebut. “Ada penambahan fasilitas dan bangunan. Seperti wifi, kendaraan operasional baru, perbaikan alat masak,” katanya pada 2 Juli.

Istri Mantan Bupati dan Pengusaha Lokal Juga Punya Dapur

Pola kepemilikan dapur MBG di Manggarai Timur ternyata tidak terbatas pada anggota DPRD. SPPG Tanah Bakok di Kelurahan Rana Loba—salah satu dari hanya tiga dapur yang masih beroperasi—milik Maria Sun Hadiah, istri mantan Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote. Dapur ini bernaung di bawah Yayasan Maryos Osyaga Sejahtera dan melayani 3.658 siswa.

Jumlah itu melampaui standar maksimal BGN sebanyak 3.000 siswa per dapur. Damianus berdalih jumlah penerima manfaat “tidak menentu dan selalu berubah karena ada siswa yang keluar atau pindah ke sekolah lain.”

Dapur lain yang masih beroperasi, SPPG Liang Leso di Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, milik Nona Mbonga di bawah Yayasan Pancaran Kasih Rasa. Sumber Floresa menyebut dapur ini berafiliasi dengan Pancaran Mart, usaha ritel di Borong. Sementara itu, dapur MBG Polres Manggarai Timur—yang diresmikan Presiden Prabowo pada Mei 2026—merupakan hasil renovasi rumah dan bengkel milik pengusaha lokal.

Bagikan
Sumber: floresa.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks