JAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) memobilisasi 35 personel, tujuh kendaraan operasional, dan tujuh ambulans untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa bumi tektonik M7,7 di sejumlah wilayah Flores, NTT. Gempa yang terjadi Sabtu (15/8) pagi itu berpusat di laut sekitar 30 kilometer timur laut Kabupaten Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.
Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI Ridwan Sobri mengatakan, tahap awal respons difokuskan pada mobilisasi relawan untuk asesmen, evakuasi, dan pertolongan pertama bagi warga yang terluka. "Termasuk juga segera mendirikan tenda-tenda darurat agar masyarakat dapat segera mengungsi," kata Ridwan di Jakarta, Minggu.
Kebutuhan Mendesak: Tenda, Air Bersih, dan Makanan Siap Saji
Hasil asesmen awal PMI menunjukkan kebutuhan paling mendesak di lapangan saat ini meliputi tenda, terpal, air bersih, makanan siap saji, obat-obatan, alat berat, dan genset. Untuk mendukung respons kemanusiaan, PMI telah memobilisasi logistik dari Gudang Sub Regional PMI NTT berupa 300 hygiene kit, 250 matras, 50 tikar, 135 terpal, dan 100 baby kit.
Di Kabupaten Sikka, PMI bersama pemerintah daerah mendirikan tenda pengungsian di Gelora Samador, Maumere. Sebanyak 5.000 liter air bersih juga telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan toilet portabel di lokasi pengungsian. Sementara di Kabupaten Ende, tenda-tenda darurat didirikan di depan RSUD Kabupaten Ende dan di Kompleks Keuskupan Agung Ende.
Korban Tersebar di Lima Kabupaten
Data sementara BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Korban tersebar di sedikitnya lima kabupaten terdampak, yaitu Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, dan Ende. Gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, dan ruas jalan.
Ribuan warga telah dievakuasi ke titik pengungsian resmi, antara lain Posko Golo Sita dan Posko Barangkolong. Sebagian warga lainnya memilih mengungsi secara mandiri ke lokasi yang dianggap aman. Kendala operasional masih terjadi di beberapa wilayah berupa pemadaman listrik dan gangguan jaringan komunikasi, terutama di Sikka, Ende, Ngada, dan Reok Barat.
PMI Buka Saluran Donasi untuk Korban Gempa Flores
PMI membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan donasi kemanusiaan melalui lima rekening bank dan QRIS. Informasi rekening donasi dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi PMI @palangmerah_indonesia. Selain donasi dana, masyarakat juga dapat memberikan dukungan berupa beras, bahan makanan, dan pakaian layak pakai.
Ridwan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan atau berpotensi roboh, serta selalu mengikuti informasi dan arahan resmi dari petugas dan pemerintah daerah. PMI terus melakukan koordinasi dan asesmen untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.