NUSA TENGGARA TIMUR — Kabar ini pertama kali mengemuka dari laporan Reuters yang mengutip Nikkei Asia. Apple dikabarkan ingin memusatkan sumber daya produksi pada perangkat kelas atas, termasuk dua model Pro dan iPhone lipat pertama mereka yang selama ini dirumorkan bernama iPhone Ultra. Strategi ini diambil untuk mengoptimalkan rantai pasok dan mengurangi risiko produksi di tengah tekanan biaya komponen, terutama memori.
Mengapa Apple Menunda iPhone 18 Reguler?
Keputusan memisahkan jadwal peluncuran disebut terkait erat dengan kesiapan produksi iPhone lipat. Dengan memprioritaskan model premium, Apple bisa fokus memenuhi permintaan pasar menjelang periode belanja akhir tahun yang biasanya menjadi puncak penjualan.
Laporan terbaru pada Agustus 2026 semakin memperkuat skenario ini. Informasi dari kinerja pemasok Apple, Pegatron, mengindikasikan adanya perubahan jadwal pengiriman dari salah satu pelanggan utama mereka. Artinya, lini produksi saat ini sedang disiapkan untuk perangkat premium terlebih dahulu.
Model standar yang lebih terjangkau baru akan diproduksi setelahnya, kemungkinan besar pada awal 2027. Pola ini memberi Apple dua momentum besar dalam setahun: model premium di musim gugur dan model yang lebih ramah kantong di awal tahun.
Jadwal Rilis iPhone 18 dan Varian Lainnya
Berikut ringkasan jadwal peluncuran yang beredar di kalangan industri:
- September 2026: iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat (iPhone Ultra).
- Paruh pertama 2027: iPhone 18 reguler, iPhone 18e, dan generasi penerus iPhone Air.
Strategi dua tahap ini memungkinkan Apple menjaga momentum penjualan sepanjang tahun. Alih-alih memperkenalkan semua varian sekaligus, mereka bisa memberikan perhatian penuh pada tiap segmen pasar di waktu yang berbeda.
Status Resmi dan Implikasi untuk Pasar Indonesia
Hingga 15 Agustus 2026, Apple belum mengumumkan jadwal resmi iPhone 18. Situs Apple Indonesia masih menampilkan jajaran iPhone 17 Pro, iPhone Air, iPhone 17, dan iPhone 17e sebagai produk terbaru mereka.
Bagi pengguna Indonesia, kabar ini patut dicermati. Jika skenario tersebut terealisasi, mereka yang mengincar iPhone 18 reguler harus bersabar lebih lama dibandingkan pembeli model Pro. Namun, penundaan ini juga berarti model standar yang datang belakangan berpotensi hadir dengan penyempurnaan lebih matang.
Perlu diingat, seluruh informasi ini masih berstatus laporan industri dan belum menjadi konfirmasi resmi dari Apple. Keputusan final tetap berada di tangan perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut.