NAGEEO — Tim tanggap darurat Fastpay bergerak menjangkau para penyintas gempa Flores yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Berdasarkan data internal perusahaan, bantuan berupa kebutuhan konsumsi dan logistik telah didistribusikan ke 67 titik pengungsian di wilayah terdampak.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Jaringan Agen Lokal Jadi Ujung Tombak Distribusi
Respons kemanusiaan ini tidak mengandalkan jalur logistik konvensional semata. Fastpay memanfaatkan kedekatan jaringan agennya dengan masyarakat di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur.
Riet Ekaputri Lamuri, Area Manager Fastpay Nagekeo, memimpin langsung penyaluran bantuan logistik bagi penyintas. Para agen Fastpay yang sehari-hari menjalankan aktivitas usaha di tengah warga turut menjadi bagian dari rantai distribusi di lapangan.
Bagaimana Bantuan Menjangkau Titik Pengungsian?
Keberadaan agen yang tersebar memungkinkan tim mengetahui titik-titik pengungsian yang selama ini mungkin luput dari jangkauan bantuan pemerintah. Mereka bertindak sebagai mata dan telinga di lapangan, sekaligus garda terdepan penyaluran.
Dengan skema ini, distribusi bantuan tidak hanya terpusat di lokasi pengungsian besar, tetapi juga menjangkau kelompok-kelompok kecil penyintas di daerah terpencil yang aksesnya sulit dilalui kendaraan roda empat.
Kondisi Darurat di Tengah Aktivitas Ekonomi yang Terhenti
Gempa yang berpusat tidak jauh dari daratan Nagekeo tersebut memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Aktivitas ekonomi di sejumlah pasar dan warung pun lumpuh, membuat kebutuhan pokok menjadi persoalan paling mendesak di pengungsian.
Bantuan logistik dari Fastpay diharapkan dapat menopang kebutuhan dasar warga dalam beberapa hari ke depan, sembari menunggu proses evakuasi dan pemulihan kondisi darurat selesai dilakukan oleh pemerintah daerah bersama TNI-Polri.