Pencarian

BNPB Sisir Dua Desa Terpencil di Manggarai Barat yang Belum Tersentuh Bantuan Usai Gempa M 7,7, 148 Rumah Rusak

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:22:31 WIB
BNPB Sisir Dua Desa Terpencil di Manggarai Barat yang Belum Tersentuh Bantuan Usai Gempa M 7,7, 148 Rumah Rusak
Tim gabungan BNPB melakukan asesmen ke Dusun Coal dan Dusun Dahang di Manggarai Barat yang belum tersentuh bantuan pascagempa M 7,7.

LABUAN BAJO — Dua desa di kaki Gunung Mbeliling, Manggarai Barat, akhirnya mulai dijangkau tim gabungan penanggulangan bencana. Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari memimpin langsung asesmen ke Dusun Coal dan Dusun Dahang pada Kamis (20/8/2026), setelah laporan dari camat setempat menyebutkan wilayah itu belum tersentuh bantuan pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo.

Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Dari pos pendukung di Labuan Bajo, tim harus menempuh jalur darat selama 3,5 jam menggunakan mobil untuk menembus medan yang berbatasan langsung dengan kawasan Gunung Mbeliling.

148 Rumah Rusak dan 1.108 Jiwa Mengungsi di Desa Coal

Hasil asesmen tim di lapangan menunjukkan dampak kerusakan yang parah. Sebanyak 148 rumah warga dilaporkan rusak, dengan rincian 101 unit rusak berat, 12 unit rusak sedang, dan 35 unit rusak ringan. Satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di laut itu.

Di Desa Coal, tercatat 1.108 jiwa terpaksa mengungsi. Sementara itu, lebih dari 20 keluarga di Desa Pangga memilih mengungsi mandiri, tidak bergabung ke pengungsian utama yang telah disiapkan pemerintah.

Akses Sulit dan Warga Trauma Jadi Tantangan Distribusi Bantuan

Abdul Muhari mengakui bahwa penyaluran bantuan ke lokasi ini menghadapi tantangan besar, terutama dari sisi aksesibilitas. Kondisi ini diperparah dengan perilaku warga yang enggan meninggalkan lokasi rumah mereka.

"Akibat trauma serta ancaman guncangan gempa susulan, banyak warga mendirikan tenda di sekitar rumah yang tak rusak. Tapi kita pastikan selama masih ada pengungsi-pengungsi mandiri ini, sekali lagi kita pastikan kebutuhan makanan dan permakanan terpenuhi," kata Abdul Muhari dalam keterangan resminya di Jakarta.

Bantuan Pangan Sudah Tiba, BNPB Pastikan Pendataan Berlanjut

Meski akses sulit, laporan dari Camat Kuwus menyebutkan bantuan pangan tahap awal sudah mulai masuk ke wilayah tersebut. BNPB memastikan proses pendataan dan distribusi akan terus dilanjutkan untuk menjangkau desa-desa terpencil lain yang belum teridentifikasi.

"Kami saat ini langsung ke lokasi dan melihat langsung kondisi masyarakat. Dari laporan camat sudah ada bantuan pangan dan tentu saja ini akan terus kita tindak lanjuti," ujar Abdul Muhari menambahkan.

Penyisiran ini menjadi prioritas utama BNPB untuk memetakan kebutuhan riil korban serta menentukan rute distribusi tercepat bagi daerah-daerah yang terisolasi pasca gempa yang mengguncang NTT pekan ini.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks