Pencarian

Kemenkum NTT Fasilitasi Pen

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:43:31 WIB
Kemenkum NTT Fasilitasi Pen
Petugas Kemenkum NTT mendampingi warga dalam proses pencatatan hak cipta gratis di Kupang, Jumat (20/6/2025).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTT membuka akses pencatatan hak cipta gratis bagi 25 karya masyarakat di Kupang. Program ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pengayoman ke-81 dan menyasar para pencipta yang selama ini kesulitan mengurus legalitas karya mereka.

KUPANG — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kemenkum NTT) memfasilitasi pencatatan 25 karya cipta masyarakat secara gratis di Kupang. Layanan ini dihadirkan untuk memperluas jangkauan perlindungan hukum atas karya intelektual di wilayah tersebut, Jumat (20/6).

Program ini merupakan hasil sinergi Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum NTT dengan BNI Cabang Kuanino Kupang. Kuota yang dialokasikan untuk NTT memang terbatas, yakni 25 dari total 1.000 kuota nasional yang disediakan pemerintah pusat.

Kuota Terbatas, Pendampingan Langsung dari Petugas

Kepala Kanwil Kemenkum NTT Silvester Sili Laba menyebut kegiatan ini menjadi langkah konkret menghadirkan layanan yang mudah diakses masyarakat, khususnya para pencipta dan pemilik karya di NTT.

“Sinergi ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah, dekat, dan dapat diakses oleh masyarakat, khususnya para pencipta dan pemilik karya di Provinsi NTT,” kata Silvester di Kupang.

Berbeda dengan layanan konvensional, peserta program ini mendapatkan pendampingan langsung dari tim pelayanan. Setiap tahapan proses pencatatan dipastikan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku, termasuk konsultasi soal dokumen dan prosedur.

Mengapa Pencatatan Hak Cipta Penting bagi Karya Lokal?

Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kemenkum NTT Hempy Poyk menekankan bahwa pencatatan hak cipta bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah langkah awal bagi pencipta untuk mendapatkan kepastian hukum atas karya yang dihasilkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memahami sekaligus memanfaatkan layanan Kekayaan Intelektual. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa karya yang mereka hasilkan memiliki nilai dan perlu mendapatkan perlindungan hukum,” ujar Hempy.

Kesadaran akan pentingnya perlindungan karya ini masih menjadi pekerjaan rumah besar di NTT. Banyak karya budaya, musik, dan tulisan dari daerah yang belum tercatat secara resmi, sehingga rawan diklaim pihak lain.

BNI Kuanino Dukung Percepatan Layanan Publik

Branch Manager BNI Cabang Kuanino Kupang Petra Bakti menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dengan Kanwil Kemenkum NTT. Dukungan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan mitra perbankan. Sinergi semacam ini diharapkan bisa berkelanjutan, mengingat masih banyak pencipta di kabupaten/kota lain di NTT yang membutuhkan akses serupa.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan kuota gratis, Kanwil Kemenkum NTT tetap membuka layanan pencatatan hak cipta secara reguler dengan biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks