Pencarian

4 Wilayah di NTT Berpotensi Dilanda Angin Kencang Rabu 2 September, BMKG Keluarkan Imbauan Waspada

Rabu, 02 September 2026 • 11:16:31 WIB
4 Wilayah di NTT Berpotensi Dilanda Angin Kencang Rabu 2 September, BMKG Keluarkan Imbauan Waspada
Petugas memantau alat pengukur kecepatan angin di Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, NTT.

KUPANG — Angin kencang diprakirakan menyapu sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur pada Rabu (2/9/2026). Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Listy Aziza Kurnianingrum, menyebut empat daerah yang berpotensi terdampak: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Pola pergerakan angin diprakirakan berasal dari arah Timur Laut hingga Barat Daya. Kecepatannya berkisar antara 5 sampai 40 kilometer per jam.

Wilayah yang Perlu Waspada Angin Kencang

BMKG menegaskan potensi angin kencang tidak merata di seluruh provinsi. Empat daerah di pesisir utara dan selatan Pulau Timor serta kepulauan Rote dan Sabu menjadi fokus perhatian.

  • Kota Kupang
  • Kabupaten Kupang
  • Rote Ndao
  • Sabu Raijua

"Masyarakat di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh angin kencang," ucap Listy Aziza Kurnianingrum.

Cuaca Cerah hingga Berawan, Suhu di Dataran Tinggi Bisa Capai 11 Derajat

Pada pagi hari, cuaca NTT diprakirakan cerah hingga berawan. Kondisi serupa diperkirakan berlangsung pada siang hingga sore hari dengan kondisi cerah hingga berawan tebal.

Memasuki malam hari, sebagian besar wilayah NTT diprakirakan cerah hingga berawan tebal. Sementara pada dini hari, cuaca diprakirakan cerah hingga berawan dengan potensi kabut di wilayah Soe, Bajawa, dan Ruteng.

Suhu udara di NTT berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius. Namun di Manggarai, Ngada, dan sebagian wilayah dataran tinggi lainnya, suhu bisa turun hingga 11 derajat Celsius dengan maksimum 25 derajat Celsius.

Imbauan untuk Aktivitas Luar Ruangan dan Transportasi

BMKG mengingatkan kondisi cuaca ini perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi darat dan laut. Angin kencang berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran dan penerbangan.

Warga diminta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik situs web, media sosial, maupun aplikasi.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks