Pencarian

George Clooney Bela Mark Ruffalo soal Merger Paramount-Warner, Sebut Akuisisi Sulit Masuk Akal Secara Finansial

Rabu, 02 September 2026 • 18:37:01 WIB
George Clooney Bela Mark Ruffalo soal Merger Paramount-Warner, Sebut Akuisisi Sulit Masuk Akal Secara Finansial
George Clooney menerima penghargaan Golden Lion for Lifetime Achievement pada pembukaan Venice Film Festival 2025.

NUSA TENGGARA TIMURVenice Film Festival 2025 resmi bergulir dengan momen spesial: George Clooney menerima Golden Lion for Lifetime Achievement pada hari pembukaan. Sebelum penghargaan itu diserahkan, Clooney menggelar konferensi pers dan melontarkan sejumlah pernyataan menohok soal masa depan industri hiburan—dari merger raksasa studio hingga ancaman kecerdasan buatan.

Mengapa Clooney Membela Mark Ruffalo?

Kontroversi bermula ketika Mark Ruffalo mengkritik rencana Paramount yang bergabung dengan Warner Bros. Discovery. Dalam pernyataannya, bintang Marvel itu menuduh keluarga Ellison—pemilik Paramount Skydance yang dipimpin David Ellison—ikut "terlibat dalam genosida" terhadap warga Palestina. Tuduhan itu memicu respons keras Paramount yang menyebut Ruffalo melontarkan "tropes antisemitik".

Clooney menolak langkah pembungkaman tersebut. "Saya mendukung kemampuan Mark Ruffalo untuk berbicara bebas. Ini konyol. Kita tidak akan melarang kebebasan berbicara. Saya percaya pada kebebasan berbicara bahkan ketika saya sangat tidak setuju dengannya. Itu penting. Faktanya, itu bagian dari cara demokrasi bekerja," tegas Clooney di hadapan awak media.

Apa Kata Clooney soal Merger Paramount-Warner?

Di luar perdebatan soal kebebasan berpendapat, Clooney mengaku skeptis terhadap logika finansial di balik penggabungan dua studio raksasa tersebut. Baginya, merger yang masih berproses itu menyimpan banyak kecemasan, terutama bagi pekerja di dalamnya.

"Saya tidak melihat bagaimana merger ini secara finansial masuk akal bagi orang-orang yang mencoba melakukannya. Kita lihat saja nanti. Saya khawatir ketika perusahaan besar menelan perusahaan lain. Saya selalu khawatir ketika perusahaan besar melakukan konsolidasi karena itu berarti banyak orang akan kehilangan pekerjaan," paparnya.

Soal AI dan Masa Depan Jurnalisme

Dalam kesempatan yang sama, Clooney juga menyoroti dua isu besar: kecerdasan buatan dan kredibilitas media. Ia memprediksi AI "akan menjadi bagian yang sangat besar dari industri ini" sekaligus mengkhawatirkan dampaknya terhadap para aktor. "Saya ingin menghindari muncul di iklan pembalut 20 tahun setelah saya mati," selorohnya.

Soal jurnalisme, aktor yang menyutradarai film Good Night, and Good Luck (2005) itu menyampaikan kegelisahannya. "Keadaan jurnalisme sedang dipertanyakan. Orang-orang terkaya di dunia memiliki Washington Post dan Twitter, dan itu menjadi perhatian," ujarnya merujuk pada Jeff Bezos dan Elon Musk. Meski begitu, Clooney tetap optimistis: "Masih ada banyak ruang bagi jurnalis hebat. Saya percaya informasi akan menemukan jalannya keluar."

Alasan Clooney Pilih Kembali Jadi Aktor

Di usianya yang menginjak 65 tahun, Clooney mengaku mulai merasa melankolis. Namun keputusan terbesarnya justru mundur dari kursi sutradara demi fokus menjadi aktor. Alasannya sederhana: dua anak kembarnya yang kini berusia 9 tahun.

"Jika saya bermain di film, itu hanya tiga bulan. Ketika saya menyutradarai, itu setahun. Saya tidak bisa melakukannya lagi. Saya tidak bisa menarik anak-anak keluar dari sekolah lagi. Saya senang melakukan ini, menjadi aktor lagi. Ini menyenangkan. Saya sekarang aktor karakter," jelasnya.

Meski vakum dari penyutradaraan, Clooney memastikan satu proyek yang tak sabar ia garap: film Oceans anyar bersama Brad Pitt dan Matt Damon. "Saya akan melakukan apa pun dengan mereka. Begitu jadwal kami cocok, kami akan syuting," pungkasnya.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks