Pencarian

Gunung Ile Lewotolok di Lembata Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter dan Disertai Dentuman

Senin, 07 September 2026 • 14:31:01 WIB
Gunung Ile Lewotolok di Lembata Erupsi Dua Kali Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter dan Disertai Dentuman
Gunung Ile Lewotolok di Lembata terlihat memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi 600 meter saat erupsi pada Senin (10/2) pagi.

LEMBATA — Aktivitas erupsi Gunung Ile Lewotolok terjadi dua kali dalam rentang waktu kurang dari satu jam pada Senin pagi. Letusan pertama terekam pukul 05.41 Wita dan letusan kedua menyusul pada pukul 06.15 Wita, dengan karakteristik kolom abu yang hampir identik.

Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, melaporkan kolom abu dari erupsi pertama teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara dan barat daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi sekitar 42 detik.

"Letusan pertama tersebut juga disertai suara dentuman dengan intensitas sedang," ujar Stanislaus dalam laporan yang diterima di Kupang, Senin.

Dentuman Kedua dan Arah Sebaran Abu Vulkanik

Pada erupsi kedua yang terjadi sekitar pukul 06.15 Wita, tinggi kolom abu juga mencapai sekitar 600 meter di atas puncak. Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal kali ini condong ke arah barat daya.

Aktivitas seismik pada letusan kedua terekam dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi lebih lama, yakni sekitar satu menit enam detik. Stanislaus menyebut letusan kedua disertai dentuman dengan intensitas lemah.

Radius Aman dan Ancaman Lava Pijar di Lembata

Dengan status Level II (Waspada), masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok serta pengunjung, pendaki, dan wisatawan dilarang memasuki wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung. Larangan juga berlaku untuk memasuki sektor selatan dan tenggara dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas.

Potensi bahaya yang perlu diwaspadai adalah guguran atau longsoran lava serta awan panas yang bisa mengarah ke sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung. Warga yang bermukim di sekitar gunung diminta waspada terhadap potensi hujan abu.

Imbauan bagi Warga Terdampak Abu Vulkanik

Untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik yang terbawa angin, masyarakat diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Warga juga diminta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.

Pemerintah daerah dan masyarakat diminta senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Badan Geologi di Bandung untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung api tersebut.

Follow kabarbajo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks