NUSA TENGGARA TIMUR — Toyota Gazoo Racing memastikan gelar juara konstruktor WEC 2026 setelah duo TR010 finis 1-2 pada 6 Hours of Barcelona. Kemenangan No. 8 Buemi-Hartley-Hirakawa atas No. 7 Conway-Kobayashi-De Vries memberi Toyota gelar konstruktor ke-13 sepanjang sejarah dan kelima di era Hypercar. Perburuan gelar pembalap masih terbuka dan akan ditentukan di seri pamungkas Monza.
Toyota Gazoo Racing menambah koleksi trofi konstruktor mereka di ajang World Endurance Championship. Dua unit Toyota TR010 melintasi garis finis di urutan pertama dan kedua pada 6 Hours of Barcelona, hasil yang cukup mengunci gelar juara konstruktor musim ini. Bagi pabrikan asal Jepang itu, torehan tersebut menjadi gelar ke-13 di WEC dan yang kelima sejak era Hypercar dimulai.
Kemenangan di Barcelona diraih kru No. 8 yang diisi Sebastien Buemi, Brendon Hartley, dan Ryo Hirakawa. Ketiganya mengambil alih pimpinan balapan sejak putaran pembuka dan nyaris tidak tersentuh hingga bendera finis.
Selisih 0,583 Detik di Stint Terakhir
Hirakawa membawa No. 8 melewati garis finis hanya 0,583 detik di depan Mike Conway yang mengemudikan No. 7. Jarak sekecil itu tidak mencerminkan dominasi Toyota sepanjang balapan, karena kedua mobil sempat saling salip di fase awal.
No. 7 sempat memimpin pada jam kedua setelah Buemi terkena penalti drive-through. Hartley kemudian mengembalikan posisi tersebut dan bahkan sempat memperlebar jarak hingga lebih dari 14 detik. Strategi pergantian ban basah Michelin ke ban kering menjadi kunci, dengan kedua TR010 tampil kuat di dua fase balapan.
Podium ketiga diisi Ferrari 499P No. 50. Mobil saudaranya, No. 51, harus puas finis di urutan ke-15 dengan tertinggal tiga lap setelah sembilan kali masuk pit akibat berbagai masalah. Cadillac Hertz Team Jota No. 38 menempati posisi keempat, tertinggal 52,811 detik, diikuti Ferrari AF Corse No. 83. BMW M Team WRT No. 15 menjadi Hypercar terakhir yang finis di lead lap di urutan ketujuh.
Gelar Pembalap Ditentukan di Monza
Meski gelar konstruktor sudah aman, pertarungan gelar pembalap belum selesai. Seri pamungkas di Monza akan menentukan apakah kru No. 8 atau No. 7 yang keluar sebagai juara. No. 8 datang ke Monza dengan keunggulan 17 poin berkat tiga kemenangan musim ini, sementara No. 7 mengantongi kemenangan di 24 Hours of Le Mans.
Hartley memilih tidak terburu-buru memikirkan gelar pembalap. "Saya berusaha tidak memikirkan kejuaraan pembalap saat ini. Hari ini tentang tim. Kami mengunci gelar konstruktor, jadi selamat untuk semua yang terlibat. Rasanya luar biasa sekarang, tapi kami akan segera fokus ke Monza," ujarnya.
No. 8 sudah meraih gelar pembalap pada 2022 dan 2023. No. 7 menjadi pemenang pertama gelar pembalap di era Hypercar lewat Conway dan Kobayashi. Dari komposisi pembalap Toyota saat ini, hanya Nick de Vries yang belum merasakan gelar pembalap bersama Toyota Gazoo Racing.
Porsche Bend Manthey Kuasai LMGT3
Di kelas LMGT3, tim Porsche No. 92 dari Bend Manthey mendominasi balapan. Kemenangan di Barcelona menjadikan mereka pemenang ketujuh di kelas tersebut dalam tujuh seri berbeda musim ini. Garage 59 No. 10 dengan Mercedes dan Team WRT No. 69 melengkapi podium kelas LMGT3.