NUSA TENGGARA TIMUR — Tiga stasiun pengisian cepat DC pertama di Arizona yang didanai program NEVI resmi beroperasi, melayani pengendara EV di koridor I-10, I-19, dan I-8. Ketiganya menjadi bagian dari rencana negara bagian memakai dana federal 76,5 juta dolar AS untuk membangun hingga 79 stasiun. Kehadiran fasilitas pengisian cepat berdaya tinggi menandai fase baru infrastruktur kendaraan listrik di jalur antarkota wilayah tersebut.
Lokasi dan Daya Pengisian di Tiga Titik
- Tucson: Tesla Supercharger berdaya 325 kW di Rudy's Country Store and Bar-B-Q, 2130 E. Ajo Way, dekat persimpangan I-10 dan Kino Parkway
- Green Valley: Francis berdaya 400 kW di Verde Valley Center, 119 E. Duval Mine Road, di tepi I-19
- Wellton: Tesla Supercharger berdaya 325 kW di Chevron, 28864 Commerce Way, dekat I-8 dan Avenue 29 E
Daya 325 kW hingga 400 kW menempatkan ketiga stasiun di kelas pengisian cepat berkapasitas tinggi, jauh di atas charger AC rumahan yang umum dipakai pemilik EV di Indonesia. ADOT menyebut sebagian besar stasiun NEVI ke depan akan menyediakan konektor NACS dan CCS sekaligus, dengan minimal empat unit DC fast charger 150 kW per lokasi sesuai ketentuan program.
Mengapa Butuh Waktu Bertahun-tahun
Program NEVI lahir dari Bipartisan Infrastructure Law yang disahkan pemerintahan Biden pada 2021. Arizona baru membuka lelang putaran pertama stasiun pengisian cepat DC pada Januari 2024, setelah menyusun rencana penyebaran dan memenuhi berbagai persyaratan federal. Penghargaan kontrak pertama menyusul pada Agustus 2024.
ADOT semula memperkirakan konstruksi rampung sekitar satu tahun setelah kontrak diteken, dengan sejumlah lokasi dijadwalkan beroperasi pada akhir 2025. Kenyataannya pembangunan baru dimulai awal 2026. Di tengah jalan, pemerintahan Trump pada Februari 2025 menangguhkan rencana NEVI yang sudah disetujui negara bagian dan memblokir komitmen dana baru sambil me