Bupati Sikka Prioritaskan Keluarga Ekstrem Miskin di Reroroja yang Tinggal di Gubuk Reyot Tanpa Listrik

Penulis: Hendra Setiawan  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 13:25:02 WIB
Bupati Sikka prioritaskan bantuan untuk keluarga miskin ekstrem di Desa Reroroja.

MAUMERE — Marius Mau (51) dan istrinya, Maria, menghuni rumah dengan atap seng bekas dan dinding dari pelepah bambu di Dusun Koro, Desa Reroroja. Tidak ada jaringan listrik. Keluarga ini hanya mengandalkan aki yang diisi dengan tenaga surya untuk penerangan di malam hari.

Dari tujuh anak mereka, tiga masih bersekolah: satu di bangku SMP dan dua di SD. Dua anak lainnya diasuh orang lain. Satu anak, Aldo, sudah bekerja setelah putus sekolah di kelas 2 SMP karena keterbatasan biaya.

Bupati: Keluarga Ini Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengaku telah meminta camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera turun ke lapangan. “Terhadap keluarga ekstrem ini memang akan jadi prioritas dari program pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (13/5/2026).

Politikus PSI itu menegaskan bahwa keluarga Marius masuk dalam kategori miskin ekstrem yang membutuhkan perhatian khusus. “Beberapa dukungan pemerintah akan menyasar ke keluarga ini,” katanya.

Pendidikan Tiga Anak Jadi Perhatian Khusus

Juventus berjanji akan memperhatikan pendidikan ketiga anak Marius yang masih duduk di SD dan SMP. Sehari-hari, Marius mengelola kebun kecil di belakang rumahnya, namun hasilnya kerap tidak menentu. Tanaman seperti pisang sering terserang penyakit.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya sekolah, Marius juga bekerja serabutan. “Satu anak saya bernama Aldo, sekarang sudah bekerja. Dia putus sekolah di kelas 2 SMP. Kami tidak mampu ongkos dia sekolah karena keterbatasan ekonomi,” ujar Marius.

Langkah Pemerintah Selanjutnya

Bupati memastikan bahwa OPD terkait akan segera melakukan asesmen dan memberikan bantuan yang diperlukan. Program bantuan dari pemerintah pusat juga akan diarahkan untuk keluarga Marius dalam waktu dekat.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top