Pencarian

Imigrasi NTT Salurkan Buku Sekolah bagi Anak di Perbatasan Belu

Sabtu, 09 Mei 2026 • 14:14:28 WIB
Imigrasi NTT Salurkan Buku Sekolah bagi Anak di Perbatasan Belu
Petugas Imigrasi NTT membagikan buku sekolah kepada anak-anak di perbatasan Belu.

KUPANG — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Kantor Imigrasi Atambua mendatangi anak-anak di tapal batas untuk menyerahkan paket perlengkapan sekolah. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung di Desa Maumutin, sebuah wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Aksi sosial tersebut menyasar anak-anak sekolah yang bermukim di sekitar Pos Turiskain. Petugas membagikan buku tulis dan alat tulis sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan di kawasan terluar Indonesia.

Pendekatan Humanis di Wilayah Tapal Batas Negara

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTT Saroha Manullang menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran negara. Petugas ingin memastikan anak-anak di pelosok tetap memiliki motivasi tinggi untuk menempuh pendidikan meski tinggal jauh dari pusat kota.

"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di perbatasan tetap memiliki semangat tinggi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka," ujar Saroha dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Jumat.

Inisiatif berbagi ini muncul setelah jajaran imigrasi melakukan serangkaian kunjungan kerja dan interaksi langsung dengan warga setempat. Tim sebelumnya memantau kondisi di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Pos Tradisional Haumeniana, hingga Pos Imigrasi Kefamenanu Aplasi di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Pendidikan sebagai Fondasi Menjaga Kedaulatan Bangsa

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTT Arvin Gumilang menegaskan pentingnya memperkuat ikatan emosional antara masyarakat perbatasan dengan petugas negara. Menurutnya, kesadaran akan pendidikan sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi pertahanan wilayah.

"Anak-anak perbatasan adalah garda terdepan masa depan bangsa. Mendidik mereka berarti menjaga kedaulatan Indonesia untuk generasi yang akan datang," kata Arvin.

Kegiatan ini diharapkan mampu memicu semangat kompetisi positif bagi pelajar di perbatasan RI-Timor Leste. Melalui pendekatan yang humanis, imigrasi berupaya membangun citra positif institusi sekaligus memperkokoh rasa cinta tanah air di wilayah terdepan NKRI.

Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks